Umumnya sebuah film dilarang (banned) pemutarannya di salah satu negara karena alasan yang terasa masuk akal (termasuk tentunya alasan berbau SARA). Ironisnya, tidak demikian dengan 5 film berikut yang justru di-banned di salah satu negara yang dimaksud dikarenakan alasan yang sangat aneh dan freakish!

Bersiap-siaplah untuk melotot terkejut sendiri ya Chillers!

5. Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest (Cina)

Sekuel dari “Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl” (2003) ini tak dipungkiri jauh lebih keren dan sukses dari film pertamanya. Terbukti selain meraih beberapa nominasi Oscar di tahun 2007, Dead Men’s Chest juga sukses menjadi film berpenghasilan tertinggi ke-26 dengan total penghasilan sebesar US$ 1.066 milyar.

Akan tetapi terlepas kesuksesan masif tersebut, tak lantas menghalangi pemerintah Tiongkok mem-banned Jack Sparrow cs. Dan bisa dikatakan alasan banned yang diaplikasikan terhadap film ini, merupakan alasan yang masih membuat sebagian besar orang garuk kepala sendiri hingga detik ini. Memang apa sih alasannya?

Jadi, pemerintah Tiongkok mem-banned Dead Men’s Chest dikarenakan menurut mereka sekuel ini banyak memperlihatkan unsur-unsur hantu atau setan (mistis). Dan memang seperti kita tahu film ini banyak menampilkan unsur tersebut. Tapi ya inilah yang kemudian membuat banyak dari kita garuk kepala sendiri.

Spesifiknya, kalau memang unsur hantu atau berbau mistis dilarang banget, lalu mengapa dari zaman “kuda gigit besi” mereka sangat aktif memproduksi film-film berbau vampir? Bukankah Drakula ala Tiongkok ini juga berbau mistis?

4. Back to the Future (Tiongkok)

Lagi-lagi Tiongkok. Dan lagi-lagi yang kena korban banned adalah film top klasik yang legendaris. Yap, sangat disayangkan di saat seluruh dunia meneriakkan “88 Miles per hour” di tahun 1985, seluruh nerd di negara tirai bambu tersebut justru tidaklah merasakan hal yang sama di mulut dan kerongkongan mereka.

Dan alasannya adalah tema time-travel dianggap sama tabunya dengan tema mistis. Menurut pemerintah Cina, time-travel dianggap sama saja dengan tidak menghormati sejarah dunia yang telah tercipta atau terjadi sebelumnya. WOW SERIOUSLY? Oke mungkin alasannya ada masuk akalnya juga. Tapi hey dude! It’s just a movie!

Dan lucunya Chillers, “Avengers: Endgame” (2019) yang seperti kita ketahui memiliki unsur time-travel (yap SPOILER bagi yang masih belum juga menonton filmnya), malah justru tetap ditayangkan, walau secara pribadi, kami tidak mengetahui secara jelas apakah ketika adegan time-travel ditampilkan, adegannya di-banned atau memang dibiarkan begitu saja. Hmm, aneh-aneh aja ya Chillers!

3. 2012 (Korea Utara)

Tidak seperti banned yang dilakukan di Indonesia dan negera-negara mayoritas muslim lainnya yang mana alasan banned-nya sangat dimengerti dan masuk akal, alasan banned yang diberikan oleh pemerintah Korea Utara terhadap film arahan Roland Emmerich (The Day After Tomorrow) ini bisa dibilang sangatlah konyol.

Wah se-konyol apa tuh? Jadi, di Korea film ini di-banned karena tahun 2012 bertepatan dengan ulang tahun ke-100 dari pemimpin pertama Korea Utara, Kim-II-Sung.

Nah dikarenakan 2012 adalah film bencana atau berunsur “kiamat”, maka pemerintah Korut menanganggap apabila filmnya dirilis, akan memberikan hawa atau aura super negatif terhadap hari perayaan ulang tahun satu abad Kim-II-Sung nantinya. Konyol banget bukan?

Namun sekonyol-konyolnya alasan tersebut, nyatanya pihak Korut tidak main-main dengan peraturan pelarangan ini. Pasalnya pihak Korut akan memberikan hukuman berat termasuk hukuman penjara bagi siapapun dari warganya yang ketahuan memiliki kopi dari video film ini. WOW GOKIL!

2. Shrek 2 (Israel)

Film pertama si ogre hijau favorit kita ini bisa dikatakan mulus tanpa masalah ketika dirilis di Israel. Sayangnya sekuelnya yang dirilis di tahun 2004 justru tidaklah semulus pendahulunya alias terkena banned.

Dan alasannya pun sangat konyol binti egois banget. Jadi, salah satu pengisi suara Israel-nya, mengucapkan salah satu joke yang pada dasarnya meledek suara penyanyi Israel David D’Or yang range vokalnya dianggap terdengar seperti seseorang yang baru kehilangan fungsi testikularnya.

Mendengar candaan ini, tak heran apabila D’Or pun menjadi kesal banget, yang alhasil membuatnya langsung menuntut pihak distributor filmnya di Israel. Tak ingin ambil pusing (baca: keluar uang banyak), alhasil pihak distributor pun mengambil jalan yang paling aman yaitu menarik “Shrek 2” dari seluruh bioskop di Israel.

1. Barney’s The Great Adventure (Malaysia)

Yap siapa sangka Barney si dinosaurus ungu yang terlihat tidak “berdosa” ini, dilarang untuk disaksikan penonton segala usia? Namun faktanya memang hal itulah yang persis terjadi di Malaysia.

Di tahun 1988, adaptasi film layar lebar Barney, “Barney’s Great Adventure” di-banned habis-habisan oleh negara tetangga kita tersebut dengan alasan bahwa filmnya tak pantas di saksikan oleh anak-anak.

Loh mengapa tidak pantas? Nah disinilah letak kekonyolannya Chillers. Pemerintah Malaysia sejak perilisan filmnya, hingga detik ini tidak memberikan penjelasan spesifik mengapa film dan bahkan serial aslinya, dianggap tidak pantas untuk disaksikan oleh audiens cilik di negera tersebut. Hmm, kalau menurut kalian kenapa nih? Alasan yang terasa dibuat-buat bukan?

Nah Chillers. Itulah tadi 5 film yang di-banned karena alasan yang sangat konyol. Dari 5 film di atas, manakah yang membuat kalian geleng-geleng kepala sendiri ketika membacanya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here