Umumnya seorang aktor atau aktris yang sukses memerankan peran ikonik, telah di-cast oleh produser, sutradara, atau pihak studio sejak dari awal pra-produksi. Salah satu contohnya adalah Julie Andrews yang dari awal memang diinginkan oleh Disney untuk memerankan pengasuh ajaib favorit kita, Mary Poppins di Mary Poppins (1964).

Namun faktanya, terdapat juga peran ikonik yang mana aktor yang memerankannya, baru dipilih atau terpilih di menit-menit terakhir. Alias, di awal sosok aktor yang pada akhirnya mensukseskan karir dan filmnya, bukanlah pilihan pertama sutradara atau pihak studio.

Dan berikut adalah 7 contoh aktor yang secara mengejutkan sukses dipilih dan menyelamatkan karakter serta filmnya di detik-detik terakhir tersebut.

7. Michelle Pfeiffer (Catwoman, Batman Returns)

Walau di tahun 2012 Anne Hathaway memerankan sosok frenemies Batman ini dengan cukup oke di “The Dark Knight Rises” (2012), tetap saja Catwoman versi Pfeiffer di “Batman Returns” (1992) lah yang dianggap paling terbaik.

Namun tahukah Chillers? Pfeiffer hampir saja tidak jadi memerankan sosok karakter komik top yang sukses mengketapel-nya ke rana mainstream ini. Ya, awalnya studio menginginkan aktris pemeran Mar-Vell di film “Captain Marvel” (2019) yang kini masih main di bioskop, Annette Bening.

Bening kala itu sudah setuju banget. Namun mendadak batal karena kala itu kandungannya sedang membesar. Alhasil, pihak Warner Bros pun langsung sigap mencari-cari penggantinya yang pada akhirnya, adalah Pfeiffer yang sukses terpilih. Wah inilah yang namanya blessing in disguise.

6. Hugh Jackman (Wolverine, X-Men)

Tak dipungkiri bahwa Hugh Jackman dan karakter Wolverine bagaikan Robert Downey Jr. dengan Tony Stark aka Iron Man. Keduanya bagaikan alter ego real-lifer dari si aktor. Namun faktanya, hal ini hampir saja tidak terjadi.

Jackman awalnya hanya menjadi “cadangan” saja. Awalnya Fox dan sutradara Bryan Singer (X-Men) menginginkan aktor asal Skotlandia, Dougray Scott (Ever After) sebagai si Wolvie. Namun semuanya batal ketika Scott kala itu, lebih memilih untuk memerankan sosok villain Sean Ambrose di “Mission: Impossible-2” (2000) bersama Tom Cruise.

Bukannya kami ingin berkata menyakiti disini. Namun, untung banget Scott kala itu batal. Kalau saja waktu itu ia tetap memilih untuk memerankan Wolverine, dijamin karakter Wolverine di layar lebar tidak akan setenar seperti sekarang ini.

5. Michael Fassbender (Steve Jobs, Steve Jobs)

Kalau Chillers mengikuti terus update proyek film pendiri Apple Inc ini, pastinya kalian tahu banget bahwa penunjukan Fassbender sebagai Steve Jobs melalui perjalanan yang sangat berliku-liku.

Pasalnya dari awal Fassbender bukanlah pilihan untuk memerankan figur yang paling influensial di abad ini. Adalah Leonardo DiCaprio (Titanic) dan Christian Bale (American Hustle) yang awalnya direncanakan untuk memerankannya.

Namun hingga menjelang detik-detik terakhir syuting, sutradara Danny Boyle (28 Days Later) cs masih belum bisa memutuskan siapa yang pantas untuk memerankan sosok yang juga pernah diperankan oleh aktor sekaligus komedian, Ashton Kutcher (The Butterfly Effect) ini.

Untunglah di kala kebingungan tersebut, Boyle entah mengapa berinisiatif menghubungi Fassbender. Dan terbukti, keputusannya untuk menghubungi aktor pemeran Magneto di franchise X-Men ini, sangatlah tepat.

Pasalnya, Fassbender sukses memainkan sosok Jobs dengan sangat baik. Bahkan saking oke-nya, Fassbender sampai sukses masuk nominasi aktor terbaik di ajang penghargaan 88th Academy Awards di tahun 2016.

4. Tom Cruise (Jerry Maguire, Jerry Maguire)

“SHOW ME THE MONEY!!!” Yap, kalimat tersebut merupakan salah satu kalimat abadi di dalam sejarah dunia perfilman. Tentunya, yang membuat kalimat ini menjadi begitu memorable adalah pengucapan pemeran Jerry Maguire, Tom Cruise yang terdengar sangat lucu, intens, namun sangat karismatik.

Namun faktanya, kalimat tersebut hampir saja menjadi kalimat super corny. Hal ini dikarenakan awalnya, adalah Tom satu lagi yang diinginkan untuk memerankan sosok Maguire-nya. Yap benar banget Chillers. Tom yang dimaksud tidak lain dan tidak bukan, adalah Tom Hanks (Philadelphia).

Hanks sebenarnya sudah setuju dan siap banget untuk memerankan karakter ikonik ini. Sayang, dikarenakan kreator sekaligus sutaradra filmnya, Cameron Crowe (Almost Famous) terlalu lama menulis naskahnya, alhasil ketika ia sudah selesai, Crow merasa bahwa Hanks sudah terlalu tua untuk memerankan sosok Maguire.

Well, lagi-lagi blessing in disguise. Hanks walau dia adalah Forrest Gump dan sheriff Woody, rasanya kharismanya untuk peran Maguire tidaklah segila dan se-enerjik Cruise.

3. Harrison Ford (Indiana Jones, Indiana Jones)

Tak dipungkiri sama sekali bahwa sosok arkeolog badass Indiana Jones, tidak bisa dipisahkan dari sosok Harrison Ford. Namun tahukah kalian Chillers? Awalnya George Lucas tidak ingin Ford yang menjadi Han Solo di franchise Star Wars-nya, dipilih untuk memerankan Indy.

Alasannya, Lucas tidak ingin seperti rekan sutradaranya Martin Scorsese yang memang dikenal selalu menampilkan aktor sekaligus sahabatnya, Robert De Niro di setiap filmnya. Alhasil ia dan sahabatnya Steven Spielberg (Jaws, Jurassic Park), mencari-cari lagi sosok-sosok aktor yang dirasa cocok.

Pencarian berlabuh pada aktor veteran yang terkenal dengan kumis tebalnya, Tom Selleck (Magnum P.I). Sayang Selleck tidak bisa memenuhi keinginan Lucas dan Spielberg dikarenakan komitmen-nya dengan seri Magnum P.I kala itu. Alhasil, keduanya pun kembali men-cast Ford. Dan pada akhirnya seperti kata pepatah, The rest is history.

2. Michael J. Fox (Marty McFly, Back to the Future)

Mungkin sebagian besar Chillers sudah pernah mendengar kisah ini. Namun apabila belum, jadi awalnya si aktor berwajah babyface ini, hampir tidak memerankan salah satu karkter favorit remaja wanita di tahun 80an ini.

Fox memang sudah menjadi pilihan pertama sutradara Robert Zemeckis (Forrest Gump) dan studio Universal untuk memerankan Marty McFly. Namun dikarenakan komitmen Fox yang tinggi terhadap seri yang mempopulerkan namanya, Family Ties kala itu, alhasil Fox pun tidak bisa memenuhi keinginan mereka.

Aktor Eric Stoltz (Mask) pun ditunjuk untuk memerankan sosok McFly. Stoltz bahkan sudah melaksanakan syuting film ini selama 5 minggu (5 MINGGU!). Ironisnya, syuting dihentikan karena penampilan Stoltz sebagai McFly dianggap terlalu serius dan kaku.

Selain itu, ia juga memiliki beberapa masalah dengan rekan-rekan pemainnya terutama pemeran musuh Marty, Biff Tannen (Thomas F. Wilson). Dengan segudang masalah ini, akhirnya pihak Universal membuat persetujuan (deal) dengan NBC dan singkat kata, Fox pun kembali memerankan McFly sesuai rencana awal. Rezeki memang gak bakalan tertukar ya!

1. Christopher Plummer (J. Paul Getty, All the Money in the World)

Mungkin ketika melihat posisi pertama ini, sebagian dari Chillers bingung sendiri mempertanyakan mengapa nama aktor dan judul film yang lebih familiar yang ditampilkan di posisi-posisi sebelumnya malah tidak menempati posisi pertama?

Well, Pertama nama Christopher Plummer juga nama yang familiar (dia Hollywood Legend loh!) dan Kedua, daftar ini tidak hanya menilai dari nama dan judul top saja. Daftar ini, juga menilai kisah gokil dibalik pergantian last-minute aktornya.

Dan walau kisah dibalik pergantian Scott Dougray ke Hugh Jackman dan Eric Stoltz ke Michael J. Fox keren, namun keduanya masih kalah gokil dan dramatis dari kisah Christopher Plummer (Stage Struck) dalam mendapatkan peran J. Paul Getty nya di “All the Money in the World” (2017) ini.

Awalnya, adalah aktor pemeran Presiden Frank Underwood di serial “House of Cards”, Kevin Spacey yang ditunjuk untuk memerankan Getty di film yang juga menampilkan Mark Wahlberg (Ted) dan Michelle Williams (My Week with Marylin) ini.

Spacey bahkan sudah menyelesaikan seluruh pengambilan gambarnya. Namun hanya dalam waktu 1 bulan (1 BULAN!) sebelum perilisan filmnya pada tanggal 25 Desember 2017, tuduhan pelecehan seksual menimpa Spacey. Alhasil pihak studio mau tak mau, harus men-cast ulang peran Getty dan, Plummer pun sukses terpilih sebagai penggantinya.

Dan sekali lagi layaknya seperti kasus Michael Fassbender dengan film Steve Jobs-nya, bisa dikatakan kasus yang menimpa Spacey ini (walau memang sangat disayangkan) adalah bagaikan blessing in disguise. Karena Plummer sukses mencuri perhatian yang alhasil memberikannya nominasi aktor pendukung terbaik di ajang penghargaan 90th Academy Awards di tahun 2018.

 

Nah Chillers. Itulah tadi 7 aktor dengan peran ikoniknya yang merupakan hasil dari pergantian di detik-detik terakhir. Dari 7 kisah ini, yang manakah yang membuat kalian terhenyak kaget sendiri ketika membacanya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here