Ditilik dari judulnya “Altered Carbon: Resleeved”, sepertinya tak asing didengar. Yup, buat kita yang pernah melihat serialnya, mungkin akan mengerti kalau ini merupakan bagian dari serial ‘Altered Carbon’ yang baru saja menyelesaikan musim keduanya di Netflix. ‘Altered Carbon’ sendiri dibuat berdasarkan novel karya Richard Morgan dengan judul yang sama.

Serial ‘Altered Carbon’ sendiri memiliki set di masa depan abad ke-24, di mana kesadaran orang sudah disimpan dalam bentuk digital dan disimpan dalam bentuk cakram di tulang belakang. Hal tersebut memungkinkan manusia untuk selamat dari kematian fisik, namun ingatan dan kesadaran mereka bisa dipindahkan ke tubuh yang baru. Kisah ini mengikuti seorang prajurit ‘envoy’ yang terlatih khusus, bernama Takeshi Kovacs yang di musim pertamanya dihidupkan lagi dengan tubuh barunya setelah dibekukan selama 250 tahun.

Musim pertama ‘Altered Carbon’ memang menyajikan cerita yang solid dan fantastis, yang dikemas dengan lika liku misteri dan twist ala detektif. Set dekornya pun luar biasa, mengingatkan kita akan “Blade Runner 2049” (2017) atau “Ghost in the Shell” (2017). Musim pertamanya memang mendapat pujian luar biasa dari banyak audiens. Karakter yang diperankan oleh Joel Kinnaman (Robocop) ini memang membawa musim pertamanya ke tingkat cerita yang lebih mature di segala aspek terutama sisi teknis dan alur cerita yang sangat dinamis dan menarik.

Namun semuanya berubah ketika memasuki musim keduanya yang dianggap gagal total. Hampir semua karakter utamanya diganti, termasuk penggantian Joel Kinnaman oleh Anthonie MacKie yang dianggap kurang pas. Alhasil hanya dua karakter saja yang dipertahankan, itu pun mereka hanya sekedar sidekick saja.

Nah anime “Altered Carbon: Resleeved” mempunyai timeline sebelum musim pertama dimulai, saat Takeshi Kovacs menjadi tentara bayaran sebelum ia terbunuh dan dibekukan selama 250 tahun.

Sebagai spin-off, ceritanya dimulai kala Takeshi Kovacs dihidupkan lagi dan diberi badan baru oleh Tanaseda Hideki, pemimpin Yakuza yang muncul di musim kedua Altered Carbon. Dalam episode awal musim kedua, Takeshi sempat meminta bantuan kepada Tanaseda Hideki, yang dimunculkan dalam narasi puisi kematian. Puisi ini rupanya tak dikenali oleh Tanaseda Yukito, cucu dari Tanaseda Hideki. Namun Hideki memberitahukan kepada Yukito kalau Takeshi pernah membantunya di masa lalu (dalam wujud berbeda pastinya) dan tak pernah sekalipun berkhianat.

Dari situ benang merah anime ini diambil. Di suatu tempat di Planet Latimer, di awal film terlihat seorang gadis berlari-lari dikejar dua orang yang tampak ingin membunuhnya. Kemudian adegan berikutnya tampak Takeshi dihidupkan melalui vending machine di sebuah tempat keramaian. Tampak bingung, ia diberi tahu kalau ia dihidupkan oleh Tanaseda Hideki yang ingin meminta bantuan darinya. Rupanya Takeshi diberi tugas melindungi tattooist (ahli tato) Yakuza bernama Holly, yang tak lain adalah gadis yang di bagian awal sempat dikejar-kejar dan juga diberi tugas menyelidiki kematian adik Tanaseda yang merupakan ketua sindikat Mizumoto, salah satu klan Yakuza yang mati misterius. Holly merupakan salah satu kunci untuk bisa masuk ke markas Mizumoto tersebut.

Rupanya bukan hanya ia saja yang mengejar gadis itu, pasukan CTAC (Colonial Tactical Assault Corps) milik PBB yang dipimpin oleh Gena, juga berkepentingan untuk menanyai gadis itu. Belum sempat berdebat lebih jauh, ketiganya diserang pasukan ninja dengan teknologi tinggi yang datang membabi buta.

Dari situ misteri mulai terkuak sedikit demi sedikit ketika mereka berhasil masuk markas Mizumoto, mengenai siapa dan motif apa yang digunakan sang pembunuh untuk melancarkan aksinya selama ini.

Combat scene-nya, memang tak terasa special, tapi semua disajikan berdarah-darah alias gore. Dari sisi naratif, sisi ceritanya pun terlalu monoton, dan mudah ditebak, tipikal film laga Hollywood era 90-an yang hanya mengupas kulit luarnya saja, tanpa ada konflik berarti.

Senada dengan scoring-nya yang sangat minim, bahkan di beberapa adegan yang semestinya perlu, malah kosong. Hal ini mengakibatkan film ini terasa flat dan agak tanggung jadinya.

Namun semua itu mampu terpuaskan oleh visualnya yang keren dan mampu menghibur mata kita. Buat kita yang telah menonton serialnya, film ini akan menambah referensi terkait film ini walaupun hal itu tak terlalu penting.

Buat yang belum pernah menonton serialnya, di adegan pembuka telah dijelaskan sedikit mengenai apa itu tubuh baru dan kesadaran digital yang bisa disimpan di dalam tubuh tersebut lewat cakram. Jadinya kita tak terlalu bingung, dan penjelasan singkat nya mudah dimengerti.

Yang jadi masalah kalau kita ingin mengetahui bagaimana hubungan sesungguhnya antara Takeshi dengan adiknya yang diceritakan samar-samar di film itu. Mau tak mau, buat kita yang penasaran, harus menonton serialnya dari awal.

 

Director: Takeru Nakajima, Yoshiyuki Okada

Starring: Chris Conner, Tatsuhisa Suzuki, Rina Satou, Ayaka Asai, Kenji Yamauchi, Kanehira Yamamoto, Koji Ishii, Jouji Nakata

Duration: 74 Minutes

Score: 6.5/10

Facebook Comments