‘Escape Room’, Pengalaman Menegangkan Menaklukkan Ruangan

3
186

Satu lagi film bergenre horror-thriller menarik akan meramaikan awal tahun di layar lebar Indonesia. Film dengan premis sederhana ini mengikuti sekelompok enam orang asing yang tak saling mengenal satu sama lain – Zoey (Taylor Russell) yang merupakan mahasiswi, Ben (Logan Miller) yang bekerja di toko grosir, Amanda (Deborah Ann Woll) yang merupakan veteran tentara, Jason (Jay Ellis) yang bekerja sebagai pedagang saham, Mike (Tyler Labine) yang merupakan pekerja kasar, dan Danny (Nik Dodani) seseorang yang menggemari Escape Room. Mereka semua dikumpulkan saat Thanksgiving di Chicago untuk bersaing dalam sebuah Escape Room dengan hadiah utama 10 ribu dolar Amerika.

Kontes ini diadakan oleh MINOS, sebuah organisasi misterius yang mengirimkan masing-masing pemain sebuah kotak teka-teki yang berisi undangan pribadi untuk datang dan mencari tahu apakah mereka dapat memenangkan tantangan itu dan membawa pulang hadiah uang tunai yang mereka berikan.

Namun, apa yang terjadi setelah itu tak semudah acara reality show ala televisi dengan semua tampilan keglamorannya. Di ‘Escape Room’, pengalaman untuk keluar dari satu ruangan ke ruangan lain menjadi sesuatu yang harus dipikirkan secara matang. Banyak sekali petunjuk yang diletakkan di tiap ruangan dan para peserta diharuskan mencari dan merangkai petunjuk itu agar dapat lolos dengan waktu yang telah ditentukan.

Para penantang ini juga menyadari bahwa setiap kamar menggunakan teknologi yang sangat canggih di tiap ruangannya sehingga dapat memonitor mereka satu per satu.  Pada akhirnya mereka yang saling tak mengenal satu sama lain ini harus bersatu, menyelesaikan setiap teka-teki yang ada di tiap ruangan dan jikalau gagal meloloskan diri, resikonya teramat besar, bahkan nyawa pun bisa melayang.

Film yang sejak tahun kemarin trailernya sudah bisa kita lihat ini memang sangat menarik. Menilik jauh ke belakang, cerita yang disuguhkan ‘Escape Room’ tak berbeda jauh dari apa yang pernah dibuat oleh saga “Saw” (2004-2017) atau sedikit memiliki kemiripan dengan “The Cabin in the Woods” (2011). Kedua rujukan ini rupanya berusaha memengaruhi Escape Room dalam menuturkan ceritanya.

Bila dalam “Saw”, semua orang berusaha bertahan hidup dari cengkeramam John Kramer, atau kalau tidak bisa, mereka akan mati dengan cara menyakitkan. Dalam “The Cabin in the Woods” yang disutradarai oleh Drew Goddard, elemen fiksi ilmiah dibalut misteri yang mematikan dimana kita dapat mengawasi setiap gerakan pemain kemana pun mereka pergi menjadi suatu permainan yang menarik dalam sebuah film. Dalam ‘Escape Room’, kegilaan sang pembuat ruangan misteri ini dirumuskan lewat tampilan aneka ruangan menarik dengan segala elemen penunjangnya. Kekurangannya bila dibandingkan dengan film di atas hanyalah aspek gore, namun tiap sequence-nya disajikan dengan urutan yang presisi dan editing yang pas, sehingga intensitas film tetap terjaga di atas level medium.

Robitel bersama director of photography, Marc Spicer (Lights Out, Furious 7) berhasil membangun atmosfer dan tata ruangan beserta isinya menjadi komoditas visual yang berdiri sendiri, sehingga tidak ada kerancuan antar individu yang terlibat antar ruangan. Scoring yang disintesis dengan apik dari duo John Carey dan Brian Tyler (Avengers: Age of Ultron, The Fate of the Furious), saling menyesuaikan antar masing-masing ruangan itu.

Film terbaru karya Adam Robitel sejak “Insidious: The Last Key” (2018) ini memang sangat menghibur dari menit pertama. Awalan dengan alur campuran yang diterapkan dalam Escape Room kadang membuat film kehilangan gregetnya, apalagi hal tersebut dapat langsung diamsumsikan ending-nya akan seperti apa. Walapun pada akhirnya hal itu tak terjadi, namun Robitel dengan film kelas B-nya ini jelas dapat menghibur dan menghadirkan inovasi baru yang beyond imagination. Tentu dari konklusinya saja terlihat jelas kalau Robitel hendak membuat franchise baru dari film ini, untuk melepas citranya yang setahun terakhir ini melekat pada film panjang dan film pendek dari “Insidious: The Last Key”.

Secara keseluruhan, ‘Escape Room’ mampu mengajak audience untuk mengalami pengalaman mengasyikkan dan juga menegangkan yang disuguhkan secara visual. Film ini memang bukan yang terbaik, dan juga bukan film yang patut ditunggu, namun untuk kamu penggemar film bergenre horror-thriller, film ini layak menjadi batu loncatan untuk film-film besar yang nantinya akan mulai berdatangan.

Well, dengan bujet minim hanya 9 juta dolar Amerika, mungkin terasa kecil untuk film Hollywood, tapi impact-nya di minggu pertama Box Office Amerika tak bisa dipandang sebelah mata. Film ini berhasil menembus peringkat kedua dengan pendapatan 18,2 juta dolar Amerika dan mengungguli semua film yang rilis perdana minggu ini. Sudah cukup bagi kita untuk menilai sendiri bagaimana kualitas film ini dalam menghadapi terjangan film-film besar yang masih mantap bercokol di top 10 Box Office Amerika.

Jangan lupa tonton ‘Escape Room’ di bioskop-bioskop terdekat di kota kamu mulai tanggal 11 Januari 2019.   

Director: Adam Robitel

Starring: Taylor Russell, Logan Miller, Deborah Ann Woll, Jay Ellis, Tyler Labine, Nick Dodani

Duration: 100 Minutes

Score: 7.3/10

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here