Semenjak film pertamanya dirilis di tahun 2010, tak dipungkiri bahwa film horor supranatural, Insidious, sukses besar. Dan faktor utamanya adalah dikarenakan inovasi kisah sekaligus kebrilianan pengarahan sang sutradara, James Wan (The Conjuring).

Atas kesuksesan film pertamanya, tak mengherankan jika kemudian film ini sukses berubah menjadi franchise horor besar baru dengan perilisan sekuelnya Insidious: Chapater 2 (2013) serta dua prekuelnya: Insidious: Chapter 3 (2015), dan Insidious: The Last Key (2018).

Dan walau dua film terakhirnya mendapatkan resepsi yang tidak seheboh dua film pertamanya, namun secara general sebagian besar audiens masih menyukainya.

Oleh karenanya, tak mengherankan jika banyak audiens yang menginginkan agar franchise ini terus memproduksi film-film selanjutnya layakanya seperti franchise The Conjuring.

Faktanya, hal inilah yang memang akan terjadi. Berdasarkan pernyataan yang baru-baru ini diungkapkan oleh pemeran Elise Rainier, Lin Shaye, dirinya memgatakan kalau ia mendengar kabar dalam yang mengatakan bahwa film kelima dari franchise-nya ini, kini sedang diproduksi.

Namun, aktris berusia 76 tahun ini sejauh ini masih mendengar sebatas tersebut. Dengan kata lain, Shaye belum mengetahui lagi terkait bocoran plot maupun, bocoran perkiraan tanggal rilisnya. Kalau memang benar film kelima Insidious ini akan diproduksi, tak pelak kitapun menjadi garuk kepala sendiri.

Bahkan Shaye saja merasakan kebingungan yang serupa. Maksudnya disini, kita dan Shaye merasa bingung nan penasaran terkait arahan plot barunya mendatang. Terlebih terhadap karakter Elise-nya Shay. Pasalnya seperti kita ketahui, sosok Elise telah meninggal dunia.

Namun sebenarnya kalau dipikir lagi, ide kisahnya tidaklah terlalu sulit. Karena mereka bisa menggunakan ending “gantung”  di film keduanya yang menampilkan sosok gadis cilik berkemampuan khusus seperti Dalton (Ty Simpkins), Allison (Dannay Rodriguez) yang menjadi “pasien” baru Elise.

Jadi yap. Ceritakan saja plot pertemuan keduanya itu. Ditambah lagi seperti kita ketahui, adik Allison juga mampu melihat arwah Ellise bukan?

Kalau kisah gadis remaja lumpuh yang ingin berkomunikasi dengan almarhum ibunya saja bisa dijadikan plot utama (baca: Insidious: Chapter 3), mengapa kisah yang seperti demikian ini tidak bisa?

Namun ya kita tunggu dan lihat saja lagi nanti perkembangannya Chillers. Bagaimana nih kalau menurut kamu? Logis tidak kalau menggunakan plot tersebut?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here