‘Gintama 2: Rules Are Made to Be Broken’, Kembalinya Trio Yorozuya

0
171

Tak lama setelah kesuksesan live-action pertamanya secara finansial, Yuichi Fukuda pun kembali mengarahkan sekuel adaptasi manga karya Hideaki Sorachi yang nyeleneh ini. Mengusung subjudul ‘Okite wa Yaburu tame ni Koso Aru’, film yang pemutaran perdananya telah dimulai sejak 17 Agustus silam di Jepang, memiliki formula yang relatif sama dari film pertamanya. Penggunaan dialog komedi di paruh awal, yang tensinya semakin serius hingga menjelang akhir, serta meminimalisir penggunaan detail CGI.

Gintama 2 dibuka dengan dialog yang akan membuat penontonnya tersenyum sendiri mendengarkan narasi dari 3 karakter utamanya yang nyeleneh. Sakata Gintoki (Shun Oguri) kini mengalami krisis keuangan yang menyebabkan ia harus bekerja lebih keras untuk membayar berbagai kebutuhan sehari-hari termasuk biaya sewa rumah. Hal tersebut menuntun trio Yorozuya, yang terdiri dari Gintoki, Shinpachi (Masaki Suda), dan Kagura (Kanna Hashimoto) ke sebuah klub malam, dengan mengundang Shogun (Ryo Katsuji) sebagai tamu undangan spesial mereka.

Di lain tempat, kepolisian Shinsengumi kedatangan teman lama, Kamotaro Ito (Haruma Miura). Ito sendiri merupakan junior bagi trio Shinsengumi (Kondo: Kankuro Nakamura, Okita: Ryo Yoshizawa, dan Hijikata: Yuya Yagira) yang secara cerdas dan skill mereka dapat menyaingi senior mereka, hingga Kondo (wakil ketua utama) sendiri memanggilnya Sensei. Hijikata yang merupakan salah satu trio tersebut, tidak senang dengan sikap Ito hingga ia dikeluarkan dari Shinsengumi. Di balik kelakuan sifat Ito yang tegas dan misterius itu, rupanya ia berencana mengambil alih Shinsengumi dari Kondo dengan membunuh wakil ketua tersebut. Hijikata yang mengetahui rencana tersebut kemudian meminta bantuan kepada Trio Yorozuya untuk ikut melindungi Shinsengumi.

Film yang diisi dengan jokes di paruh awal film memang memberi hiburan tersendiri. Repetisi dan gimmick khas masing-masing karakter terasa lebih ngena dibandingkan film pendahulunya. Nampaknya para aktor semakin mahir memainkan peran mereka di sekuel ini. Special effect-nya memang tergolong buruk bila dibandingkan dengan film live action serupa, namun jika Chillers menilai film ini jelek karena faktor efeknya yang buruk, rasanya kurang adil. Meski efek CGI-nya terasa kurang, tapi rasanya pas-pas saja dengan genre film komedi yang cenderung absurd ini.

Kunci dari tema Gintama kali ini adalah pertemanan. Ito adalah seorang karakter antagonis yang dapat membuat penonton merasa iba. Sejak kecil selalu berusaha menjadi yang terbaik rupanya malah membuat ia tersisih dari pertemanan. Meski mengalami penolakan berkali-kali, Ito terus membuktikan dirinya bahwa ia bisa menjadi yang terbaik hingga tersesat pada jalur yang salah.

Arc “Rules Are Made To Be Broken” yang diangkat dalam film ini diadaptasi dari salah satu arc berjudul sama pada anime-nya yang mengudara pada musim ke-3 nya tahun 2008. Jika kamu pernah mengikuti episode pada arc ini, maka bila kamu menonton film ini, tidak akan merasa asing.

Overall, meski masih memiliki special effect yang kurang baik, Gintama 2 masih dapat mengocok perut dan membuat anda takjub dengan beberapa koreografi pertarungan gila mereka. Seperti yang dikutip dari Crunchyroll, suksesnya Gintoki menarik perhatian Jepang hingga membuat Gintama 2 kembali menjadi film no.1 pada opening week nya di Jepang. Maka tidak menutup kemungkinan jika Fukuda akan kembali melanjutkan seri live-action ini. Bahkan Shun Oguri pun sudah memberikan ketertarikannnya jika proyek tersebut dapat terealisasikan.

‘Gintama 2: Rules Are Made to Be Broken’ sudah rilis di bioskop-bioskop terdekat di kota kamu. Jadi saksikan saja sekuel terbaru dari Gintama kali ini.

 

Director: Yûichi Fukuda

Starring: Shun Oguri, Masaki Suda, Kanna Hashimoto, Yuya Yagira, Haruma Miura, Ryo Yoshizawa, Masataka Kubota, Kankuro Nakamura

Duration: 134 Minutes

Score: 7.0/10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here