Ini Dia 5 Aktor yang (Pernah) Di-Blacklist oleh Hollywood

Kata blacklist (cekal) biasanya diberikan ke media lagu atau film yang dianggap terlihat atau terdengar sangat tabu. Akan tetapi, siapa sangka ungkapan ini juga kerap disematkan terhadap sosok pelakunya atau spesifiknya di pembahasan ini, si aktor filmnya?

Dan dalam sejarah Hollywood, sudah terdapat lumayan banyak contoh kasus aktor atau aktris ngetop yang dicekal dari industri yang telah membesarkan namanya ini dikarenakan perbuatan atau perkataannya yang dianggap sangat fatal.

Alhasil gara-gara di-blacklist si aktor atau aktris ini pun kini sudah sangat jarang atau bahkan tidak pernah lagi kita lihat batang hidungnya di layar lebar. Dan berikut adalah 5 (lima) contoh kasus ngetop diantaranya.

5. Katherine Heigl

Yap, mari kita mulai saja pembahasan ini dengan yang paling sering “merajai” atau mungkin lebih tepatnya, “meratui” berbagai daftar yang serupa.

Kalau dipikir dengan wajahnya yang manis dan secara keseluruhan memiliki aura “All-American Girl”, sayang banget bahwa pemeran Dr. Izzie Stevens di serial televisi hit “Grey’s Anatomy” (2005 – sekarang) ini kini memiliki karir yang sudah hancur.

Namun tidak heran juga, pasalnya aktris berusia 40 tahun ini memang paling terkenal sebagai salah satu aktris yang susah banget diajak kerjasama atau bahasa keren umumnya, “difficult to work with”. Faktor lainnya adalah dikarenakan kasus ngetopnya dengan duo kreator film drama komedi yang (ironisnya) juga dibintanginya “Knocked Up” (2007), Seth Rogen & Judd Apatow.

Kalau Chillers masih ingat Heigl pernah mengkritik dan bahkan menghina habis-habisan film ini yang salah satu komennya adalah “seksis”. Tak ayal, komen ini pun langsung membuat produser dan sutradara Hollywood lainnya menjadi paranoid dan tidak respek terhadap dirinya.

Logikanya kalau Rogen & Apatow saja dia berani hujat, dijamin ia juga akan berani menghujat film-film mereka apabila ia nantinya merasa tidak menyukai atau menyesali keterlibatannya.

4. Mel Gibson

Mel Gibson bisa dikatakan adalah sosok aktor Australia pertama yang sukses di Hollywood (terlepas ia lahir di New York, AS). Tidak hanya dikarenakan tampangnya dan aktingnya yang mumpuni, kesuksesan aktor bernama lengkap Mel Colmcille Gerrard Gibson ini juga difaktori oleh sosoknya yang merupakan sutradara dan sineas yang sangat lihai.

Karya-karyanya seperti “Braveheart” (1995) hingga yang super kontroversi seperti “Passion of the Christ” (2004), membuatnya menjadi sosok yang disegani di Hollywood selama bertahun-tahun. Sayang semuanya berubah total di tahun 2006.

Setelah ditangkap polisi setempat gara-gara ketahuan mabuk sedang berkendara (DUI), Gibson yang kesal dengan si polisi langsung mengeluarkan kata-kata umpatan yang sangat rasis terlebih terhadap ras Yahudi.

Memang kalau dipikir, Gibson dalam keadaan tidak sadar ketika melakukannya. Namun tetap saja rekan-rekannya di Hollywood (terutama yang keturunan Yahudi) geram berat terhadap dirinya. Alhasil dalam beberapa tahun selanjutnya, Gibson menjadi bahan gurauan bahkan cemoohan di Hollywood. Walau kala itu masih cukup aktif bermain film, namun tetap saja sosoknya sudah tidak begitu dianggap di Hollywood.

Barulah di tahun 2016, hubungan Gibson dan Hollywood membaik. Dan salah satu faktornya tentu dikarenakan kesuksesan masif yang diperoleh film drama perang kerennya, “Hacksaw Ridge” (2016).

3. Megan Fox

Tak dipungkiri bahwa setiap mendengar nama atau bahkan melihat tampang Megan Fox, kita-kita yang pria langsung merasa “panas-dingin” sendiri. Tentunya hal ini dikarenakan aura keseksian luar biasa yang dimilikinya.

Bahkan tidak hanya kita-kita saja yang kepincut. Seluruh produser dan sutradara top Hollywood juga kesengsem banget untuk men-casting dirinya terlepas (ya mari kita jujur-jujuran saja Chillers) bakat aktingnya yang sangat “mediocre“.

Nah berdasarkan fakta tersebut, semestinya wanita kelahiran Mei 1986 ini pintar-pintar untuk menjaga hubungan baik dengan Hollywood. Sayangnya Fox malah justru menghancurkan karirnya sendiri. Hal ini dikarenakan Fox kerap blak-blakan (baca: kasar) dalam mengkritisi sutradara, produser, dan bahkan sesama rekan aktornya.

Salah satu contohnya adalah ketika sebelum pembuatan film ketiga Transformers, “Transformers: Dark of the Moon” (2011), Fox mengomentari kesan-kesannya bekerjasama dengan sutradara Michael Bay di dua film sebelumnya. Kala itu ia mengatakan kalau bekerjasama dengan Bay sama saja bekerja dengan pemimpin partai Nazi, Adolf Hitler.

Untunglah 3 tahun kemudian hubungan keduanya membaik yang alhasil membuat Fox di-cast untuk adaptasi kura-kura ninja milik Bay, Teenage Mutant Ninja Turtles (2014). Walau demikian, tetap saja hingga detik ini nama dan karir Fox, belumlah bersinar kembali seperti dulu.

2. Bill Cosby

Di pertengahan 80-an, sosok Bill Cosby adalah sosok yang top banget. Hal ini tentunya dikarenakan kesuksesan sitcom-nya, “The Cosby Show” (1984-1992). Sayang seluruh gemuruh puja puji yang diberikan audiens dan rekan-rekan Hollywood berubah total menjadi pengucilan beberapa tahun kemudian.

Hal ini dikarenakan Cosby di tahun 2014 dituduh oleh sejumlah wanita memperkosa dan bahkan membius mereka. Bahkan lebih gilanya, diketahui bahwa hal biadab yang dilakukan oleh Cosby ini telah berlangsung semenjak tahun 60-an.

Dan setelah beberapa kali melakukan persidangan, akhirnya di tahun 2018 lalu, Cosby dinyatakan memang bersalah dan kini harus mendekam di kurungan selama 10 tahun lamanya. Untuk menunjukkan kegeraman mereka, seluruh pihak-pihak di Hollywood kini sudah tidak menganggap lagi sebagai bagian dari komunitas mereka.

1. Charlie Chaplin

Kalau dipikir sosok yang justru memberikan tawa dan keceriaan seperti Chaplin ini, tidalah mungkin memiliki masalah dengan Hollywood bukan? Well, memang dalam cakupan kemitraan dengan rekan-rekan Hollywood-nya, ia tidaklah memiliki masalah sama sekali.

Masalah pencekalan atau blacklist justru dikarenakan masalah politik yang berkecamuk kencang di tahun 40-an. Chaplin kala itu dianggap sebagai komunis, dan sebagian besar hal ini dikarenakan oleh film hit miliknya “The Great Dictator” (1940) yang mana di film itu Chaplin jelas-jelas menghina pemimpin Nazi, Adolf Hitler.

Gara-gara dituduh seperti itu, Amerika pun melarangnya kembali bekerja dan tinggal di negara adidaya tersebut. Yang tentunya hal ini juga berarti bahwa Chaplin kala itu di-blacklist untuk bekerja dan oleh beberapa rekan Hollywood-nya. Barulah memasuki era 70-an, ia diizinkan kembali ke Amerika dan Hollywood.

Itulah tadi 5 aktor yang di-blacklist di Hollywood. Bagaimana pendapat Chillers dengan pembahasan ini?

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here