Setelah menunggu selama tiga tahun lamanya, para penggemar One Piece kembali bisa menikmati aksi karakter favorit mereka di layar lebar. Sebelumnya, Luffy dan kawan-kawan sempat menghiasi bioskop lewat film “One Piece: Gold” (2016). Kini, kelompok bajak laut topi jerami akan kembali mengajak kita berpetualang.

Di awal film, kita akan melihat masa lalu Blackbeard yang sedang mengumpulkan awak kapal. Setelah itu terdapat sosok misterius dari kisah masa lampau semesta One Piece yang akan diperkenalkan di babak selanjutnya. Suasana misterius yang menyelimuti penonton beralih menjadi cerah ketika Luffy dan awak bajak kaut topi jerami muncul menghiasi layar.

Seperti biasa, tingkah konyol Luffy dan kawan-kawan membuat suasana menjadi fun dan segar. Mereka sedang menuju ke festival bajak laut yang diadakan oleh perompak bernama Buena Vesta di sebuah pulau. Festival ini semakin terasa lucu dan meriah ketika banyak kelompok bajak laut lainnya juga ikut hadir untuk mendapatkan harta karun legendaris Gol D. Roger yang tersimpan di sebuah bangkai kapal.

Kemunculan Trafalgar Law menjadi titik balik, suasana menyenangkan berubah menjadi tegang setelah karakter ini mencium hal yang tidak beres dari festival bajak laut. Kehadiran Law membuat Luffy dan kru topi jerami harus menyelidiki skandal di balik festival bajak laut serta tetap berfokus mencari harta karun yang diperebutkan di acara tersebut.

Musuh dari masa lalu

Semesta One Piece memiliki sejarah yang panjang dan karakter yang sangat banyak, sehingga hal itu menjadi modal yang cukup untuk menggarap film seperti “One Piece: Stampede” atau film-film sebelumnya. Kali ini penonton diajak untuk mengeksplorasi bagian kecil dari masa pelayaran raja perompak Gol D. Roger. Villain utama adalah Douglas Bullet yang merupakan salah satu awak kapal Oro Jackson, dia diceritakan sebagai perompak yang menakutkan dan memiliki kekuatan haki sekuat Silver Rayleigh pada eranya.

 

Kehadiran Bullet semakin mempertegas gagasan bahwa semesta One Piece memiliki banyak hal yang harus dijelajahi, termasuk masa lalu karakter Gol D. Roger yang belum sepenuhnya terungkap. Lewat dialog para karakter yang emosional, penonton juga disajikan latar belakang kisah Douglas Bullet yang kelam. Karakter ini begitu kuat dan menyimpan dendam akan masa lalu yang belum terlampiaskan sehingga sangat merepotkan para karakter yang terlibat dalam pertempuran dengannya.

Kehadiran Bullet tidak hanya menjadi momok bagi para bajak laut yang menghadiri festival tersebut, pihak lain yang berasal dari angkatan laut, shicibukai bakan gerakan revolusi juga meramaikan gelanggang pertempuran dahsyat untuk menghadapinya. Dengan dukungan scoring dan visual anime yang memanjakan telinga dan mata, penonton bisa merasakan emosi dan gerakan para karakter, termasuk di adegan pertempuran.

 

Meskipun film ini berdurasi sekitar seratus menit, “One Piece: Stampede” tidak akan membuat penonton bosan. Selain banyak menyajikan adegan pertempuran sarat pengguna haki dan buah iblis, guyonan para karakter akan membuat penonton terbahak-bahak. Ketika menonton film ini, jangan lewatkan final battle yang sangat klimaks dan memanjakan para penggemar One Piece dengan kehadiran karakter-karakter favorit.

 

Director: Takashi Otsuka

Starring: Mayumi Tanaka, Akemi Okamura, Cho, Hiroaki Hirata, Ikue Ootani, Kappei Yamaguchi, Kazuki Yao, Kazuya Nakai, Yuriko Yamaguchi, Toruu Furuya, Kotono Mitsuishi

Duration: 101 Minutes

Score: 8.0/10

By: Dimas Satrio Sudewo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here