‘Overlord’, Ungkap Eksperimen Nazi yang Mengejutkan Tentara Sekutu

0
212

“Three months ago, I was cutting grass on my front yard. The mailman shows up with a letter from the army. Now I’m here, and no idea where I’m going to end up.” – Boyce.

Sebuah film yang tidak diunggulkan tiba-tiba datang mengejutkan di sela film-film blockbuster pada bermunculan di paruh terakhir tahun 2018. Film ‘Overlord’ yang disutradarai oleh Julius Avery (Son of a Gun) ini ditilik dari trailer-nya saja memang terlihat menjanjikan. Apalagi settingnya yang berlatar belakang Perang Dunia ke-2 dengan imbuhan makhluk menyeramkan bak zombie berkeliaran, menyisakan misteri bagi kita yang melihat trailernya tersebut.

Benar saja, jelang D-Day yang berlangsung pada Juni 1944, sekelompok pasukan penerjun payung dikirim untuk menghancurkan sebuah menara radio Jerman di sebuah gereja tua. Namun, pesawat mereka ditembak jatuh sebelum mereka dapat mencapai target mereka dan hanya menyisakan lima orang yang selamat, termasuk komandan misi Kopral Ford (Wyatt Russell), Boyce (Jovan Adepo), Tibbet (John Magaro), Chase (Iain De Caestecker) dan Dawson (Jacob Anderson). Namun tak lama Dawson terbunuh oleh sebuah ranjau yang ia injak ketika mereka sedang mencapai gereja yang ada di sebuah desa tersebut.

Saat mendekati desa, mereka bertemu Chloe (Mathilde Ollivier), seorang wanita Perancis yang sedang mencari makanan, setuju untuk membawa mereka ke desa tempat menara radio berada. Chloe tinggal bersama adik laki-lakinya, Paul, dan bibinya, yang mukanya telah dirusak oleh eksperimen Nazi yang terjadi di gereja. Kopral Ford kemudian menyusun strategi baru dan menyuruh Boyce bertemu kedua prajurit yang ia tugaskan untuk mengintai. Namun sebelum mencapai titik pertemuan, dirinya melihat tentara Nazi membakar penduduk desa yang telah mati namun badannya rusak di dekat gereja. Boyce kemudian dipergoki anjing penjaga dan masuk ke dalam truk yang melintas dan ternyata berisi tentara sekutu yang telah mati. Namun bukannya keluar, truk itu malah menuju ke dalam laboratorium bawah tanah di bawah gereja dan Boyce menemukan sesuatu yang mengejutkan di tempat itu.

‘Overlord’ yang diproduseri JJ Abrams (Star Trek: Into Darkness, Star Wars: Force Awakens) ini ditulis oleh kombinasi dua penulis ternama, Billy Ray (The Hunger Games, Captain Phillips) dan Mark L. Smith (Vacancy 1-2, The Revenant). Kedua penulis berbeda genre ini yang pada akhirnya membuat film ini penuh warna. Sejak menit pertama, kita akan disuguhkan adegan peperangan bernuansa drama action layaknya ‘Saving Private Ryan’.

Barulah di pertengahan film, mulai terlihat misteri yang ingin diperlihatkan kepada audience-nya. Background perang yang menjadi akar dari film ini berubah seketika menjadi horror slasher dengan adanya makhluk eksperimental bak zombie yang dikembangkan oleh Nazi secara rahasia di bawah tanah gereja tersebut.

Background ini sekilas mengingatkan kita akan game konsol Wolfenstein yang sudah 30 tahun lebih malang melintang di berbagai lintas platform. Nuansa aksi rahasia dengan latar belakang Perang Dunia ke-II memang sangat menarik buat banyak orang, terlebih buat kamu pencinta zombie dan makhluk eksperimental seperti ini. Walaupun ditujukan untuk 17 tahun ke atas, film ini di berbagai bagian masih terkena sensor akibat banyaknya darah berceceran dari perkelahian close combat yang tergolong sadis dan brutal.

Untuk visual effect-nya, CGI yang ada di ‘Overlord’ tak diragukan lagi kualitasnya, sangat rapi dan halus layaknya film berbujet besar. Dengan kekuatan cerita yang dalam, penokohan yang kuat dari pemainnya, serta nuansa horor yang disuguhkan dari makhluk eksperimentalnya, membuat film ini sangat layak kamu tonton. Bahkan dengan pemain yang tidak terkenal sekalipun, akting yang mereka suguhkan sangat mumpuni hingga film ini selesai.

Jadi tunggu apalagi, segera saksikan film menarik ini di bioskop terdekat di kota kamu.

 

Director: Julius Avery

Starring: Jovan Adepo, Wyatt Russell, Mathilde Ollivier, Pilou Asbæk, Jacob Anderson, Iain De Caestecker, John Magaro, Bokeem Woodbine, Gianny Taufer, Dominic Applewhite, Michael Epp, Éva Magyar

Duration: 109 Minutes

Score: 7.5/10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here