Tak dipungkiri kabar Spider-Man yang kini sudah tidak bersama MCU lagi hingga detik ini, masihlah membuat “baper” seluruh moviegoers dan fans-nya. Banyak dari mereka yang masih sangat berharap agar Sony dan Marvel Studios mau untuk bernegosiasi lagi demi memuaskan seluruh fans-nya.

Namun rasanya untuk saat ini, kita tidaklah usah berharap demikian. Pasalnya berdasarkan pernyataan dari bos Sony Pictures, Tony Vinciquerra, untuk saat ini, pintu untuk Spidey balik ke MCU, tertutup.

Ingat lagi kata-katanya disini: SAAT INI. Jadi bisa saja ke depannya Marvel dan Sony bisa melakukan negosiasi lagi untuk mengembalikan Spidey di MCU. Ya mari kita berdoa saja semoga hal tersebut nantinya bisa terwujud Amin.

Sekali lagi ketika kabar mengenai putusnya kerjasama Sony dan Marvel Studios atas karakter superhero favorit sejuta umat ini mencuat beberapa waktu lalu, banyak fans yang kesal, sedih, dan protes. Bahkan, beberapa aktor MCU terutama si Hawkeye, Jeremy Renner pun, menumpahkan kekecewaannya atas hal ini.

Dan banyak orang termask Renner yang menyalahkan Sony atas putusnya kerjasama ini. Padahal belum tentu juga 100% salahnya Sony loh!  Seperti yang dilansir dari unggahan artikel di ComicBook, aspek utama mengapa kerjasama Sony dan Marvel menjadi putus adalah difaktori oleh Disney yang kini merupakan parent company dari Marvel.

Spesifiknya, Disney ingin mendaptkan tambahan pendapatan (revenue) yang sedikit lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Tak heran apabila Disney menginginkan tambahan pundi—pundi keuntungan tersebut.

Pasalnya seperti kita ketahui, Spider-Man: Far From Home (2019), sukses mencetak keuntungan yang sangat masiv. Spesifiknya semenjak dirilis di bulan Juli lalu, sekuel Spider-Man: Homecoming (2017) ini, sukses meraih total pendapatan hingga $1.125 miliyar.

Sayangnya, pihak Sony menolak mentah-mentah permintaan Disney tersebut. Alhasil pada akhirnya tidak ada pilihan lain selain harus menyudahi kerjasamanya ini. Kalau memang benar ini alasannya, tentunya hal ini sangatlah disayangkan.

Apakah pihak Sony sebegitu “kere” nya sampai-sampai tidak ingin memberikan sedikit tambahan keuntungannya lagi ke pihak Disney dan Marvel?

Toh lagipula secara logika walau memang hal filmnya selama ini dipegang Sony, Spidey pada esensinya adalah milik / properti dari Marvel. Semestinya disini, Marvel memiliki kuasa yang lebih tinggi dan bukan sebaliknya.

Namun ya itulah bisnis Chillers. Sama seperti rana hukum, semuanya benar-benar “abu-abu” (grey area). Sekali lagi mari kita berharap saja semoga ke depannya, Spider-Man bisa kembali lagi ke rana sinematik superhero yang super populer ini oke?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here