Preview Film: Aladdin (2019)

Dua klip terbaru Aladdin dimunculkan oleh Disney yang memperlihatkan sosok Genie kontroversial yang diperankan Will Smith dan adegan balkon yang terkenal, antara Aladdin dan Putri Jasmine.

Inilah salah satu film Disney yang dari awalnya saja sudah menuai kontroversi. Aladdin yang kini disutradarai oleh Guy Ritchie (Sherlock Holmes 1-2), mencoba menghidupkan lagi cerita klasik Disney dengan versi terbaru yang kini hadir dalam versi live action nya. Namun sejumlah kontroversi muncul mulai dari casting yang bermasalah, pemain ‘extras’ berkulit putih yang coba dibuat kecoklatan kulitnya, hingga desain Genie berwarna biru mencolok ‘membungkus’ aktor Will Smith yang sekilas terlihat aneh.

Memang versi asli Aladdin saat diluncurkan pada tahun 1992, film ini merupakan film animasi Disney yang masuk box office dengan pendapatan terbesar dan meraup hingga US$ 500 juta dengan biaya produksi relatif ‘kecil’ hanya di kisaran US$ 28 juta.

Kini dua klip terbarunya yang dirilis oleh Walt Disney Studios, adalah adegan balkon terkenal yang berdurasi 1.15 menit yang berjudul, “A Whole New World”, di mana Aladdin muncul dengan karpet ajaib di istana, sebelum pergi bersama Putri Jasmine naik karpet ajaib itu.

Klip kedua menampilkan Genie, yang diperankan oleh Will Smith, dan merupakan kesempatan terbaik kita untuk melihat sekilas bagaimana Smith akan menjadikan karakter ini identik dengan dirinya sendiri, mengingat dahulu karakter ini identik dengan almarhun Robin Williams. Dengan judul, “I Wish to Become a Prince”, adegan berdurasi 36 detik ini menunjukkan pada audiens saat Aladdin meminta Genie untuk memberinya keinginan untuk menjadikannya seorang pangeran.

Klip ini menampilkan Smith sebagai pemberi harapan, saat ia membawa karakter Genie dengan gaya, intonasi dan dialog yang terasa natural. Genie ditampilkan mempertanyakan motif Aladin, bertanya mengapa dia ingin menjadi pangeran ketika Jasmine menyukainya, memberikan kita rasa konflik di dalam cerita dan karakter yang dibuat ulang dalam film ini, membuat kita ingin menjelajah lebih jauh.

Aladdin sekarang menjadi film yang kesekian dari Disney yang di-remake dalam versi live action setelah Maleficent, The Jungle Book, Beauty and the Beast dan Dumbo. Sementara beberapa orang skeptis tentang film-film Disney ini, lebih senang melihat karakter mereka yang sangat dicintai sekarang hidup kembali dengan cara menambah dimensi terkini lewat sisi cerita yang lebih dinamis.

Dan dengan jadwal berikutnya dari The Lion King siap tayang pada Juli 2019, rasanya akan banyak lagi remake live-action yang akan dibuat oleh Disney dan untuk Aladdin, sepertinya remake ini akan populer di kalangan fansnya dan diharapkan meraih hasil memuaskan dalam box office nanti.

Buat Chillers yang sudah tidak sabar, film “Aladdin” ini akan tayang serentak di Indonesia pada 22 Mei 2019. Jadi tunggu saja sebentar lagi filmnya.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here