Salah satu film yang paling diantisipasi di musim panas tahun ini setelah “John Wick: Chapter 3 – Parabellum” adalah “Godzilla: King of the Monsters”. Dan dengan waktu tayang global sudah mendekati akhir bulan Mei, tampaknya sekarang merupakan waktu yang tepat untuk sedikit membahas film yang tidak banyak diketahui orang dari sejarah filmnya ini.

Dari karakter utamanya sendiri, pastinya kita lebih awam mendengar nama Godzilla ketimbang monster sejenis lainnya. Ya, kamu benar sekali, karakter Godzilla pertama kali muncul lewat layar lebar di Jepang pada tahun 1954 lewat garapan Ishiro Honda. Dan karakter Godzilla ini berkali-kali dibuatkan beberapa seri film di negara asalnya dan menjadi ikon pop culture dunia. Untuk di Hollywood sendiri, film Godzilla pertama kali diangkat ke layar lebar oleh TriStar Pictures pada tahun 1998 lewat garapan Rolland Emmerich dan dibintangi Matthew Broderick. Film ini tak menuai hasil yang memuaskan dan dianggap gagal. Kegagalan ini berimbas juga pada rencana banyak sekuel yang sudah direncanakan, dan dengan terpaksa dibatalkan.

Nah, Warner Bros yang mempunyai beberapa universe seperti ‘Worlds of DC’ dan ‘The Conjuring’, berencana membuat Godzilla dan memasukkannya dalam universe baru mereka yang dinamakan ‘MonsterVerse’. Reboot ini kemudian datang pada tahun 2014 ketika project ini berhasil diambil alih oleh Legendary Picturs dan Warner Bros Pictures. Film “Godzilla” (2014) disutradarai oleh Gareth Edwards dan menuai review positif di kalangan kritikus dan fans.

 

Begitu pula dengan pendapatan box officenya yang terbilang moncer dengan meraup US$ 200 juta di skala domestik dan US$ 529 juta di seluruh dunia. Kesuksesan ini berlanjut tiga tahun kemudian dengan “Kong: Skull Island”, sebuah prekuel yang memperkenalkan King Kong dan mengatur tempat untuk Titans lebih banyak lagi untuk nantinya muncul di King of the Monsters.

Kesuksesan film perdana ini memicu Toho untuk memproduksi reboot milik mereka dan Legendary Pictures kembali akan membuat sekuelnya lewat “Godzilla: King of Monsters” yang akan beredar serentak di seluruh dunia pada akhir Mei ini.

Setelah kita ulas balik ke belakang, sekarang kita kembali membahas “Godzilla: King of the Monsters”. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Michael Dougherty (Krampus), yang nantinya akan menceritakan Godzilla yang diadu domba melawan King Ghidorah dalam sebuah pertempuran yang akan menentukan alpha sejati di antara para Titan.

Film ini sangat serius dalam strategi pemasarannya, bagaimana tidak, trailer pertama “Godzilla: King of the Monsters” ini telah beredar dari tahun 2018 kemarin dan trailer keduanya beredar di awal tahun 2019, disusul final trailernya bulan April kemarin. Sangat serius melihat film ini berupaya memperkenalkan berbagai karakter Titan yang muncul dan beberapa cuplikan yang bisa kita rangkai ceritanya, walaupun tidak semua bisa diungkapkan.

Dalam final trailer King of the Monsters, terlihat upaya dari manusia untuk bergabung dengan Godzilla demi mengalahkan Ghidorah dan mengalahkan  para Titan lainnya (sebelum mereka menyapu umat manusia dari muka bumi). Seperti yang diungkapkan dalam materi pemasaran sebelumnya, film ini mengkonfirmasi keberadaan (setidaknya) 17 Titans di MonsterVerse, termasuk yang berukuran besar seperti Mothra dan Rodan, selain King Ghidorah dan Godzilla tentunya. Untuk lebih lanjut tentang itu, lihat trailer baru di ruang di bawah ini:

Trailer terakhir King of the Monsters memperlihatkan para Titan bertarung satu sama lain dengan scoring majestik yang sama seperti sebelumya (Over the Rainbow). Kini perspektif baru ditunjukkan lewat para cast-nya seperti Ken Watanabe yang mengulangi perannya sebagai ilmuwan Monarch, Dr. Ishiro Serizawa. Preview terbaru ini juga memperlihatkan pendatang baru di jagad MonsterVerse, Vera Farmiga yang berperan sebagai Dr. Emma Russell dan Millie Bobby Brown yang berperan sebagai putrinya, Madison. Yang terakhir dikonfirmasi untuk kembali di “Godzilla vs Kong” tahun depan, jadi ia mungkin memiliki peran penting untuk dimainkan di sini. Itu lebih lanjut menjelaskan keunggulannya dalam kampanye pemasaran King of the Monsters yang lebih besar, termasuk trailer terakhir ini.

Karakter Millie Bobby Brown adalah salah satu dari beberapa ‘kartu’ penting dalam King of the Monsters yang juga telah dikonfirmasi bermain untuk sekuelnya nanti di “Godzilla vs Kong” tahun 2020. Kemungkinan Millie berperan sangat penting di film ini. Hal ini menjelaskan porsi dirinya yang sangat mendominasi tiga trailer di antara jajaran cast besar lainnya.

Secara keseluruhan, ketiga trailer film ini telah melakukan tugasnya dengan baik, memperlihatkan sejumlah konflik yang terjadi antara para Titan, tapi tanpa mengungkap terlalu banyak tentang plot film terutama interaksi manusia dan para Titan ini. MonsterVerse mungkin bukan universe dari Warner Bros yang paling menguntungkan, tapi secara kualitas, bisa dibilang universe ini paling konsisten dan terbaik sejauh ini. Tampaknya hal itu bisa dilanjutkan lagi lewat sekuelnya, “Godzilla: King of the Monsters”.

Film ini akan tayang serentak di Indonesia pada 29 Mei 2019, jadi tunggu saja kehadirannya, sembari menunggu euforia “John Wick 3: Chapter 3 – Parabellum” usai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here