Memasuki imlek tahun ini, ada sebuah film Tiongkok yang cukup menyita perhatian kita selama ini. Jackie Chan kini hadir kembali lewat film bergenre fantasi yang trailernya saja sudah cukup menarik perhatian kita. Menit pertama bergulir, film langsung menuju ke tengah samudra yang luas dan sedang bergolak.

Sesosok monster iblis besar saling mengejar satu sama lain dan tampak Pu Songling (Jackie Chan) duduk di atas salah satu monster terbesar diikuti monster-monster kecil membasmi monster raksasa itu. Batas antara dunia manusia dan iblis telah runtuh, di mana banyak iblis berdatangan menyerbu dunia manusia. Pu Songling sendiri merupakan pemburu iblis terkenal, dibantu asistennya yang mempunyai rupa monster ramah beraneka ragam. Suatu ketika dirinya bersama polisi lokal, Fei (Po-Hung Lin) diminta menyelidiki hilangnya banyak gadis remaja di suatu desa.

Pu Songling sendiri sebenarnya berpenampilan biasa saja, namun dirinya bersenjatakan sebuah kuas kaligrafi ajaib dengan kitab virtual yang mendadak muncul saat dibutuhkan. Kekuatannya hadir lewat sapuan yang dituliskan Pu secara virtual lewat sejumlah mantra. Mantra yang dituliskan itu dapat berubah seketika menjadi senjata mematikan yang dapat membasmi setan.

Di satu sisi, Ning Chai Chen (Ethan Juan) seorang pemburu iblis terlibat konflik dengan iblis perempuan cantik, Ni Xiaoqian (Elane Zhong), di mana konflik di antara mereka merembet hingga masuk ke persoalan yang sedang ditangani Pu Songling dan membuat semuanya menjadi rumit.

Film yang diangkat dari kumpulan cerita pendek Strange Stories from a Chinese Studio ini telah berulang kali diadaptasi menjadi begitu banyak film selama beberapa dekade ini, sehingga diharapkan adaptasi film lainnya dari kisah ini harus jauh berbeda dari film yang sudah pernah ditampilkan.

Yang mengesankan dari tampilan film ini adalah citra gambar yang dihasilkan dari visual efffect nya, semua tampak mempesona, baik dari kehalusan monster yang diciptakannya, warna-warna yang ditampilkan, maupun suasana neraka pembuangan yang tampil bak ruang angkasa. Semua ini dipadukan dengan akting Jackie Chan yang tampil tidak seperti karakter yang biasanya ia mainkan dalam film-film sebelumnya.

Tampilan monster yang menjadi pengikut Pu Songling mengingatkan kita pada sosok yang tampil di film “Monster Hunt” (2015) yang sempat menjadi box office di Tiongkok dengan meraup penghasilan hingga 2,4 milyar Yuan atau sekitar Rp 5 triliun di tahun itu.

Perpaduan antara fantasi dan legenda dengan background menakjubkan, dari samudra luas, hutan bambu terpencil, hingga ke desa yang disusun lewat untaian jembatan menjulur melintasi jurang dalam, seperti melihat visualisasi “Avatar” (2009) yang kini berpindah setting ke film ini menciptakan aura impresionistik dengan permainan palet warna yang ditemukan lewat wardrobe, props dan juga dari jurus-jurus itu sendiri.

Di balik semua keunggulan sinematik itu, sayangnya plot cerita yang disajikan cenderung tidak fokus dan malah bergeser ke karakter Xiaoqian. Tokoh ini memang diselipkan dari cerita pendek Xiaoqian yang mengisahkan hantu wanita yang jatuh cinta pada seorang manusia.

Kisah cinta yang terjalin antara hantu dan manusia memang sangat stereotipe di film Mandarin, dan bisa ditemui dalam film-film populer seperti trilogi “A Chinese Ghost Story” versi 1987 yang sangat menghebohkan kala itu, dan versi remake di tahun 2011 yang sayangnya flop di pasaran. Film ini juga sempat dibuat versi animasi-nya yang dibuat tahun 1997.

 

Pergeseran plot cerita ini membuat tokoh Pu Songling sedikit teralihkan dan sungguh disayangkan, karakter menarik ini tak terbangun sebagaimana mestinya dan mesti berbagi cerita dengan karakter lain yang notabene sudah membosankan di jagat fantasi Tiongkok. Melodrama yang terbilang cheesy sebenarnya merusak esensi film ini, untungnya terbantu oleh akting prima Jackie Chan di usia nya yang tidak bisa dibilang muda lagi, tetap menampilkan aksi jenaka yang dipadukan dengan aksi beladiri yang lekat dengan kebanyakan film-nya.

Buat kamu yang masih ragu akan film ini tak ada salahnya menonton film yang akan menghibur kamu lewat aksi humor dan aksi laga yang ditampilkan dengan efek-efek memukau dari awal hingga akhir. Film ini sudah bisa kamu saksikan di bioskop-bioskop terdekat di kota kamu.

 

Director: Jia Yan

Starring: Jackie Chan, Elane Zhong, Ethan Juan, Peng Lin, Po-Hung Lin

Duration: 108 Minutes

Score: 7.3/10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here