‘Swing Kids’, Tap Dance yang Jadi Hiburan di Kamp Tahanan Perang

207

Sebuah film yang tidak selalu ada setiap waktu, kini muncul di awal tahun, memberikan sejumlah kejutan yang akan membuat penontonnya terhenyak melihat keseluruhan film ini. ‘Swing Kids’, sebuah film Korea terbaru bergenre drama-musikal dengan latar belakang Perang Korea awal tahun ’50-an. Memang terlihat remeh ketika kita melihat poster filmnya yang sangat biasa, namun ketika kita lihat trailernya, terlihat potensi yang melebihi ekspektasi dan yang ada malah kita ingin menontonnya sesegera mungkin.

Merujuk dari film dengan judul yang sama di tahun 1993, ‘Swing Kids’ versi Korea bukanlah remake film di atas, melainkan sebuah interpretasi berbeda dari judul tersebut. Di dalam ‘Swing Kids’ tahun 1993, cerita berkutat pada sekelompok anak muda Nazi Jerman yang menghabiskan waktu mereka dengan berdansa dan mendengarkan musik swing. Kini untuk versi Korea-nya, film ini menceritakan kehidupan kamp tahanan perang Geoje atau biasa disebut Koje yang terletak di ujung selatan Korea.

Banyaknya tahanan dari Korea Utara dan juga dari Tiongkok yang ditahan di tempat itu sering memicu perselisihan. Jenderal Roberts (Ross Kettle) yang menjadi pimpinan di kamp itu mempunyai ide untuk membuat sebuah hiburan yang dapat meningkatkan moral tahanan. Dia meminta salah satu sersan berkulit hitam, Jackson (Jared Grimes) yang dahulu merupakan penari tap (tap dance) sebelum memasuki dinas militer, untuk mengajari beberapa tahanan untuk menari. Roberts berharap mereka bisa tampil di sebuah acara yang nantinya akan mendapat perhatian dari media internasional.

Jackson kemudian dihadapkan dengan ruangan yang penuh dengan orang Korea yang tidak bisa berbahasa Inggris, dan ada juga yang menari dengan penabuh genderang. Dirinya putus asa, sampai kemudian ada seorang lelaki Tionghoa gemuk, Xiao Fang (Kim Min-Ho), yang mencoba menari dengan gayanya sendiri, tapi terlihat ada bakat; seorang anti-Komunis, Kang Byung-sam (Oh Jung-se) yang hanya ingin bergabung untuk mencari istrinya yang hilang; dan seorang wanita muda bernama Yang Pan-rae (Park Hye-soo), yang satu ini bukan seorang tahanan, namun bekerja mencari uang dari para tentara Amerika dan satu-satunya orang yang ditemui Jackson yang dapat menerjemahkan antara bahasa Inggris dan Korea.

Yang terakhir menjadi pilihan adalah Ki-Soo, seorang komunis yang diperankan aktor dan bintang K-pop, Kyung-soo Do, atau lebih dikenal dengan nama D.O. Ki-Soo menjadi terkenal di kamp tersebut karena merupakan saudara dari pahlawan perang, dan selalu mencibir pada apa pun yang berbau kapitalisme Amerika. Tapi nyatanya dia harus menari dan setelah grup itu terbentuk, tap dance itu selalu menghantui dia, mulai dari orang yang memukul-mukul cucian, orang berbaris hingga teman-temannya yang mendengkur saat tidur.  

Perjuangan Ki-Soo mempelajari tap dance ternyata memang tak mudah, adanya konflik dengan sesama tentara Amerika juga munculnya rahasia untuk memberontak yang muncul di antara tahanan kamp. Ki-Soo yang merupakan antek komunis, jelas dipanggil dan harus ikut dalam pemberontakan itu, namun ternyata ia galau dengan kenyataan kalau dirinya nantinya harus memilih di antara dua pilihan yang bertolak belakang itu.

Film ini merupakan karya Hyeong-Cheol Kang yang pernah menggarap film-film terkenal seperti “Scandal Makers” (2008) dan “Sunny” (2011). Namun lewat ‘Swing Kids’, film bergenre drama dengan unsur musikal berlatar belakang perang seperti ini memang tak lazim. Terlebih memasukkan unsur tap dance yang sebenarnya bukan budaya dari negara Asia, ditambah lagi dengan memasukkan faham komunis dalam unsur ceritanya. Dalam film ini, Kang mengajak kita menyelami suasana kamp tahanan dengan segala problematikanya yang riuh ramai dengan teriakan komunis dan juga yankee (sebutan untuk orang Amerika) yang dilontarkan para tahanan. Walaupun dari awal naratif filmnya bertutur layaknya kisah nyata, nyatanya Kang sendiri hanya terinspirasi dari suasana kamp tahanan perang saat itu dan mengangkat tap dance menjadi komoditas utamanya.

Memang seperti halnya film Korea yang suka memberi twist di hampir tiap filmnya, turning point-nya sendiri beranjak berubah kala ideologi komunis yang masuk lewat tahanan mengubah segalanya yang terjadi di kamp itu. Mendadak scene drama musikal yang sudah terbentuk dari awal, berubah seketika menjadi kekerasan yang sedikit gore mewarnai film ini menjelang akhir.

Untuk setting-nya sendiri, film ini juga termasuk detil. Tampilan barak-barak tahanan dengan scoop luas mengingatkan kita akan “Schindler’s List” (1993). Scoring dan soundtrack lagu yang ditawarkan pun sangat bervariasi sesuai zaman nya, dan yang menjadi kredit lebih adalah editingnya yang sangat mulus dan dinamis. Cerita yang ditampilkan dan para pemerannya juga sangat fresh, tak ada bandingannya dengan film sejenis yang pernah ada.

Buat kamu yang menggemari film Korea dan juga penikmat film anti-mainstream, ‘Swing Kids’ sangat layak dijadikan tontonan wajib yang perlu dipertimbangkan. Film ini sudah bisa kamu saksikan di bioskop-bioskop terdekat di kota kamu.

Director: Hyeong-Cheol Kang

Starring: Kyung-soo Do, Hye-soo Park, Jared Grimes, Oh Jung-Se, Kim Min-ho, Ross Kettle, A.J. Simmons

Duration: 133 Minutes

Score: 8.3/10

https://youtu.be/abcHCpXz_Tg

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here