“India did not start this war but we will bloody hell finish it.” – Major Vihan Singh Shergill.

Sebuah konvoi tentara yang sedang melaju pelan di hutan yang berada di distrik Manipur, Chandel tiba-tiba diserang oleh ekstrimis Naga pada 4 juni 2015. Serangan terhadap infantri Angkatan Darat India ini kemudian dibalas oleh pasukan komando elit Para milik Angkatan Darat India enam hari kemudian yang menyebabkan banyak korban pemberontak.

Sang komandan pasukan Para, Mayor Vihaan Singh Shergill (Vicky Kaushal) mendapat pujian atas keberhasilan itu, namun dirinya mengajukan pensiun dini karena ingin mengurus ibunya di New Delhi yang menderita Alzheimer tingkat akhir.

Vihaan kemudian ditawarkan untuk bekerja di pusat kota agar dekat dengan rumahnya. Tugas administratif di belakang meja itu bukan sesuatu yang ia harapkan, namun paling tidak ia bisa merawat ibunya. Sampai suatu ketika serangan teroris di pagi hari ke sebuah markas tentara di Uri menewaskan banyak tentara dan adik iparnya sendiri, membuatnya untuk kembali membalas dendam dan membuatnya kembali bertempur.

Ditillik dari judulnya, film ini mungkin terasa awam bagi kita, terutama bagi kamu yang jarang menonton film Bollywood. Namun film yang diangkat dari kisah nyata serangan teroris terhadap militer India ini memang digambarkan sangat nasionalis dan membakar semangat patriotisme orang India dan khususnya tentara India sendiri akan tewasnya rekan-rekan mereka. Serangan empat orang teroris di pagi hari ini mengakibatkan 19 tentara India tewas dan untuk membalasnya, tentunya tak semudah itu. Permasalahannya ada di lokasi tempat teroris itu bermukim yang ada di PoK (Pakistan occupied Kashmir) atau biasa kita sebut Kashmir.

Tempat yang sejak puluhan tahun silam hingga kini menjadi sengketa ini memang tak mudah dimasuki. Di daerah yang sampai sekarang masih dikuasai Pakistan ini memang sangat rawan konflik.

Film perdana yang disutradarai dan ditulis oleh Aditya Dhar ini memang berbeda dari film bertema militer yang biasanya dibuat Bollywood. Semua terlihat nyata dan dibuat serius. Handheld camera selalu digunakan dan mengikuti para tentara sedang mulai menyerbu ataupun sedang close combat. Memang terlihat agak shaky, namun lebih real hasilnya. Semua tembakan, perkelahian, penyergapan yang dilontarkan, baik dari sniper maupun tentaranya sendiri juga sama baiknya dan sangat realistis. Efek suara juga terdengar sangat baik, walupun kadang terlihat adanya efek suara tambahan yang tidak penting seperti langkah kaki yang terlalu berisik ataupun music background yang tidak pas.

Untuk alur ceritanya sendiri, sebenarnya sederhana saja. Vicky Kaushal yang sebelumnya berperan sangat baik dalam film Raazi (2018) sebagai tentara Pakistan, kini berubah sosoknya menjadi pasukan komando India yang terlihat tegap, besar dan brewokan. Memasukkan masalah keluarga dalam film seperti ini memang sudah biasa dilakukan untuk membuat film terlihat dramatis dan tidak ada salahnya, ketika manipulasi emosional digunakan untuk menggiring penonton ke arah konklusi yang sebenarnya.

Uniknya lagi kita diberikan gambaran bagaimana intel India bekerja di sebuah control room yang disemati dengan peralatan canggih layaknya intel Amerika Serikat dan sekutunya. Memang tidak terlalu detil, namun yang lebih menarik lagi India menggunakan pesawat tanpa awak yang dibuat menyerupai burung Garuda. Dengan sosok seperti elang yang terbilang kecil, kamera pengintai ini bisa masuk menyelinap ke tempat teroris tanpa terdeteksi dan it looks real!

Walaupun diangkat dari kisah nyata, pastinya ada sesuatu yang dibuat-buat seperti kejadian maupun tokoh yang sudah diubah namanya, mengingat film ini diangkat dari operasi militer tingkat tinggi yang sangat dijaga kerahasiaannya.

Uri memang yang terbaik dari genre yang sama dari yang pernah ada di Bollywood. Ceritanya memang tergolong standar layaknya film action biasa, namun eksekusi film ini tak kalah dengan film-film Hollywood terkini, bahkan Bollywood sekalipun.

Buat Chillers penikmat film aksi laga dan militer, Uri sangat layak kamu tonton dan dijamin tak akan kecewa.

 

Director: Aditya Dhar

Starring: Vicky Kaushal, Yami Gautam, Mohit Raina, Paresh Rawal, Kirti Kulhari

Duration: 138 Minutes

Score: 7.8/10

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here