Sambut Hari Kartini, Yayasan Kemala Bhayangkari Gelar Kartini Run 2018

0
261

Tak lama lagi kita akan menyambut Hari Kartini yang akan berlangsung pada 21 April 2018, dan untuk memperingati hal itu, Yayasan Kemala Bhayangkari akan menggelar Kartini Run 2018 yang akan berlangsung pada 22 April 2018.

Acara yang juga didukung oleh Perwosi (Persatuan Olahraga Wanita Seluruh Indonesia), Oase KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) dan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) tentunya akan berlangsung meriah dengan kehadiran Ibu Negara, Iriana Joko Widodo yang rencananya akan membuka secara resmi acara ini.

Menurut Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Tri Tito Karnavian selaku Ketua Umum Perwosi Pusat, ”Rangkaian kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat khususnya perempuan Indonesia untuk berolahraga dan menjadi sehat, cerdas dan kuat sebagai penerus bangsa.”

Dalam press conference yang berlangsung di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta (5/4), Tri Tito Karnavian didampingi oleh Ratnawati Jonan selaku Wakil Ketua Oase KK dan Koordinator Lomba, Reza Puspo. Tri yang juga merupakan istri dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian ini juga menyebut kalau perlombaan ini merupakan event yang besar dan banyak melibatkan organisasi perempuan di Indonesia. Untuk jaraknya, lomba ini juga dibagi dua kategori yakni lomba lari dengan jarak 5 kilometer untuk perempuan, dan 10 kilometer untuk umum.

Menurut Race Management Director Mesa Race yang bertindak selaku koordinator lomba, Reza Puspo mengatakan, “Menariknya lomba ini akan diikuti oleh peserta difabel. Mereka akan menempuh jarak yang sudah kami atur, yakni akan melewati dua kilometer saja.”

“Tentu saja, kaum difabel yang akan mengikuti lomba ini juga sudah terbiasa dengan kegiatan seperti ini. Rata-rata mereka sudah professional, namun tidak menutup kemungkinan adanya peserta yang baru mengikuti lomba ini. Untuk masalah keamanan dan urusan emergency, kita sudah menaruh di titik-titik tertentu.”

Kartini Run 2018 kali ini akan melibatkan sekitar 40 komunitas pelari dari seluruh Indonesia. Dan lebih menariknya lagi, seluruh peserta akan mengenakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing. Dengan total peserta mencapai 7000 orang, Reza mengklaim, kalau kali ini peserta wanita yang ikut merupakan yang terbanyak dari lomba sejenis yang pernah diadakan, yakni sebesar 90% dari total peserta yang ikut kali ini adalah wanita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here