Setelah sukses melenggang lewat koleksi terbarunya di New York Fashion Week di New York City, Amerika Serikat, desainer Indonesia Maggie Hutauruk-Eddy kembali memamerkan ulang rancangan terbarunya di Indonesia dengan label 2Madison Avenue. Isu kerusakan lingkungan menjadi tema yang diangkat Maggie dalam koleksi terbarunya tersebut.

Untuk kali ketiga, label 2Madison Avenue menjadi bagian dari New York Fashion Week yang dipentaskan pada Senin 10 Februari 2020. Koleksi Maggie berbarengan ditampilkan dengan karya sejumlah desainer Asia lainnya di bawah naungan Council of Asian Designers of America (CADA).

Maggie Hutauruk

Sekarang di Jakarta, koleksi 2Madison Avenue yang dipertontonkan di New York Fashion Week, kembali diperlihatkan kepada publik. Maggie menggunakan gaya eklektik sebagai ciri khas 2Madison Avenue, yang mencampuradukkan corak, warna, tekstur, struktur, dan konstruksi ke dalam karyanya. Maggie tak ragu memasukkan unsur baru ke dalam rancangan. Misalnya, untuk memadukan motif kelautan yang berkesan masif dan halusnya bahan brokat yang berkesan feminin dengan sepatu bot yang beraroma maskulin. Koleksi hadir dalam ’look’ yang pas untuk mengungkap apa yang ia ingin sampaikan tanpa berlebihan.

Perjalanan Liga disajikan lewat 16 rancangan eksklusif prêt-à-porter (bahasa Perancis: siap pakai), plus enam rancangan tambahan yang dipresentasikan secara khusus di depan calon pembeli, usai peragaan.

Liga merefleksikan kegelisahan Maggie atas kegaduhan penghuni bumi yang lebih memilih peduli pada kesenangan pribadi dibanding lingkungan sekitar yang diekspresikan dalam warna terang seperti pink, biru, serta yang kelam seperti hitam, silver, dan warna silau seperti kuning.

Warna dihadirkan dalam sapuan kuas yang kuat mengantarai gambar-gambar tokoh. Maggie memilih Greta Thunberg si gadis belia Swedia yang diusulkan untuk menerima nobel perdamaian karena kepeduliannya terhadap lingkungan hidup, Presiden Amerika kontroversial Donald Trump, dan mantan menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti. Bahkan Presiden RI, Joko Widodo. Semua tokoh itu mengenakan jaket ala Greta untuk menguatkan inspirasi utama tentang kepedulian dan satiris Maggie terhadap lingkungan hidup, selain mengayakan koleksi.

Apa yang ditampilkan Maggie memang tak sekedar hasil olah karya mode semata, yang bisa tampil gaya dan digunakan sehari-hari, namun lebih daripada itu, pesan yang disampaikannya memang sungguh aktual untuk masa kini, dan tentunya semua itu sangat cocok buat penggila mode yang mencari sesuatu yang beda. (Foto: dok. Tim Muara Bagdja)

Facebook Comments