Desainer multi talenta, Ivan Gunawan belum lama ini meluncurkan koleksi busana modest terbarunya yang terinspirasi ketika dia berlibur di hotel yang dibangun pada abad 19 yaitu Hotel Grand Hotel Plaza, Roma, Italia. Koleksi ini nantinya akan menjadi rancangan baju Lebaran 2020 dari Ivan Gunawan.

Interpretasi Ivan Gunawan dalam menyadur bangunan arsitektural di Roma, Verona, Palermo dan Venezia yang dikunjunginya selama liburan di Italia, ia wujudkan dalam label miliknya yaitu Mandjha Hijab dan Khalif Men’s Wear. Sebanyak 57 koleksi Mandja Hijab dan 30 koleksi Khalif Men’s Wear dihadirkan dalam berbagai motif indah dan kaya warna yang ia beri nama Buorgiorno 2020.

“Koleksi saya kali ini diprinting dan dipadankan dengan jeans, knitting, katun, lace, pleats, dan bahan polos lain yang senada. Dengan sentuhan gaya mozaik yang cenderung kecoklatan dengan bahan lembut dan keras dalam potongan yang tidak biasa. Misalnya, celana panjang lebar dengan garis pinggang tinggi, outer panjang, atau blus,” kata Ivan saat press conference yang berlangsung di Hotel Gran Mahakam, Jakarta (19/2).

Desainer yang juga memiliki lini usaha kosmetik ini juga menambahkan kalau tahun ini ia menambahkan busana gamis bergaris A-line yang akan menjadi kekuatan dan primadona koleksi Mandjha Hijab untuk Lebaran 2020. Untuk warnanya sendiri, baju lebaran karya Ivan ini hadir dengan palet warna pastel seperti pink muda, biru muda, nude, berpadu printing garis-garis yang syahdu.

Temanya sendiri memang unik, sesuai tempatnya ia berlibur, Ivan menamai koleksinya dalam Bahasa Italia, Boungiorno yang berarti selamat pagi. Memang dengan tema ini, Ivan tampaknya ingin memberi semangat kepada para pelanggan setianya.

Selama ini Ivan dalam perjalanannya ke luar atau dalam negeri, sering kali mendapatkan inspirasi dalam merancang karya baru. Sebagai desainer yang belajar desain otodidak, dirinya memang tak terpaku pada tren tertentu dalam mengeluarkan koleksi barunya.

“Saya berusaha menciptakan tren saya sendiri, tentunya look yang dipakai sesuai dengan saya. Italia punya inspirasi tanpa batas. Kota yang saya singgahi ini memiliki pemandangannya yang cantik, budayanya, arsitekturnya yang menginspirasi gambaran 80 looks koleksi Boungiorno,” tutur Ivan.

Untuk harganya sendiri, koleksi Boungiorno 2020 dimulai dari harga Rp 199 ribu hingga Rp 1,7 juta. Selain itu, untuk koleksi Lebaran ini, Ivan juga menggandeng YT Utama Putra, salah satu brand perhiasan untuk menghadirkan deretan perhiasan emas bagi wanita berhijab.

“Mandja Hijab tahun ini membuat terobosan baru, tak hanya membuat busana tapi juga menambahkan jewellery yang berkualitas baik. Saya ingin mengajak wanita untuk menginvestasi emas dengan berat emas 2-5 gram. Untuk harga masih sangat affordable dan bisa dimiliki semua wanita,” ungkap Ivan.

Wanita berhijab memang membutuhkan aksesori berupa jarum pentul dan peniti untuk memakai hijab. Untuk itu Ivan Gunawan dan YT Utama membuat aksesori tersebut.

“Zaman sekarang ribet pake pentul untuk dipakai wanita berhijab. Makanya Igun (Ivan Gunawan-red) bikin sesuatu yang lebih praktis. Selongsongan hijab untuk bagian leher. Desainnya dibuat dari pattern boungiorno. Igun juga bikin peniti bros untuk aksesori. Ini berguna banget dan bisa juga buat hijaber syar’i,” ujar Arief Budiman selaku Managing Director YT Utama Putra sambil menutup perbincangan.

Facebook Comments