Perkembangan modest fashion di Indonesia akhir-akhir ini terasa sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? Sebagai alternatif gaya fashion yang banyak dilirik wanita di seluruh dunia, baik yang hijabi maupun yang non-hijabi. Brand-brand mainstream pun makin meramaikan dan memasukkan gaya ini dalam koleksi terbaru mereka dengan pilihan dan desain yang menarik bagi wanita yang ingin tampil lebih modis.

Indonesia sebagai salah satu pasar modest wear terbesar di Asia Tenggara tentu merupakan pasar yang teramat menjanjikan bagi majunya perkembangan gaya ini. Franka Soeria, seorang modest fashion expert yang sudah berpengalaman dalam dunia modest fashion Internasional dan juga pendiri pekan mode Modest Fashion Week (Istanbul-London-Dubai-Jakarta) ini menyadari potensi yang dimiliki Indonesia. Maka Franka memperkenalkan portal modest fashion terbaru, Markamarie di Portico, Senayan City, Jakarta (13/3) yang mempunyai platform online dan offline untuk semua label lokal dan internasional yang dimilikinya.

“Saya melihat situasi ini sebagai saat tepat untuk menghadirkan sebuah platform berkualitas yang mampu menjadi wadah kolaborasi serta layanan bagi seluruh desainer modest fashion baik lokal maupun internasional untuk tampil sejajar dalam pantauan masyarakat fashion dunia. Dan portal ini merupakan portal modest fashion pertama kali di Indonesia yang menyediakan end to end service dan merupakan curated global boutique.” kata Franka sambl menjelaskan Markamarie.

Menurut Franka, Markamarie sendiri juga berfungsi sebagai jembatan bagi desainer baru yang ingin terjun ke dunia fashion bisnis. Sebab di sini menjanjikan layanan kreatif fashion menyeluruh, mulai dari produksi, marketing dan promosi. Dan dirinya pun mengajak para desainer muda untuk bergabung dalam platform ini.

Desainer internasional yang telah bergabung dengan Markamarie pun juga diperkenalkan di acara itu, Hiroko Maeomasu dengan labelnya Farbe.
Hiroko sendiri menawarkan koleksi modest wear, termasuk pilihan busana muslim, dengan garis desain yang simpel khas Jepang yang bermain dengan motif geometris dengan padu-padan warna-warna cerah bernafas urban.

Hiroko yang berburu sendiri bahan-bahan materialnya di Pasar Tanah Abang ini juga menceritakan pengalaman menariknya dalam mencari bahan-bahan tersebut. Untuk proses pembuatannya sendiri, Hiroko melakukan semuanya di Indonesia.

Farbe yang merupakan lini kedua Hiroko, ditujukan bagi perempuan berusia 20-30 tahun, selain Farbe, brand lainnya adalah Fllumae yang merupakan brand eksklusif dari Amerika yang pernah dikenakan oleh Liv Tyler dan pernah muncul di berbagai majalah fashion prestisius seperti Marie Claire dan Harper’s Bazaar, Mizaan oleh Meriem Lebdiri yang menjadi wajah modest fashion nomor satu di Jerman hingga Dosougi Designs yang merupakan brand Amerika karya Huda Eldosougi.

Brand-brand lainnya yang sudah bergabung diantaranya adalah The Official, Marylin Luciana, Nile, Shajna, Zamzam Zalila dan Masqa.

Untuk desainer baru dari Indonesia, Markamarie bertindak sebagai mentor dari Hanifa Ramadhanti, Wulan Anggraeni dan Stefy Wulania yang ketiganya mempunyai label seperti Alania, Rivasso, Subway 1928, Rossy dan lainnya.

Buat Chillers yang mau lihat lebih jauh koleksinya, bisa langsung ke webnya di www.markamarie.com

Photo by Juventus Wisnu dan Agus Dwianto

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here