Sosok Bill Gates tak dipungkiri tidak bisa dipisahkan dari namanya komputer dan teknologi. Terlebih dari perusahaan miliknya, Microsoft.

Tidak hanya yang mendirikan, Gates juga menjadi salah satu dewan direksinya (Board of Directors). Intinya Microsoft adalah Gates dan Gates adalah Microsoft.

Namun setelah 3 dekade lebih di posisi tersebut, seperti yang dilansir dari Engadget, secara mengejutkan pria jenius 64 tahun ini memutuskan untuk hengkang dari jabatan dan perusahaannya tersebut.

Ya kamu tidak salah baca Chillers. Dan alasan utama mengapa sosok yang dulu pernah menjadi rival Steve Jobs ini mundur adalah karena ia ingin lebih aktif di bidang kesosialan atau kedermawanan (philanthropist).

Spesifiknya seperti yang ia ungkapkan di halaman LinkedIn nya, Gates kini ingin fokus untuk membantu berbagai masalah yang melanda banyak orang di dunia ini termasuk di dalamnya: pendidikan serta kesehatan masyarakat.

Dan ya bisa dikatakan alasan sangatlah mulia. Lalu siapakah sosok yang kini akan menggantikan posisinya?

Sebenarnya tidak ada sih yang menggantikannya, cuma secara teknis, kepemimpinan seluruh Microsoft, akan dipegang penuh kendalinya oleh CEO veterannya, Satya Nadella.

Walau secara teknis dan formalnya, Gates sudah hengkang, namun menurutnya, ia tidak sepenuhnya hengkang.

Maksudnya, ia akan terus memberikan arahan-arahan teknis ke Nadella agar Nadella bisa membentuk visi dan tujuan Microsoft ke depannya.

Ya mari kita lihat saja lagi ke depannya Chillers. Semoga saja Nadella sukses membawa Microsoft lebih keren dan lebih jauh lagi. Sekarang, bagaimana nih pendapat Chillers dengan kabar hengkangnya Gates ini?

Facebook Comments