Tak cuma iPad terbaru saja yang diluncurkan Apple baru-baru ini, namun Apple juga akan memperbarui seri MacBook Air 2020. Sejumlah pembaruan seperti papan ketik Magic Keyboard dengan mekanisme scissor-switch menjadi satu milimeter serta lebih stabil.

“Hari ini, kami memberikan pembaruan besar pada MacBook Air, dengan Magic Keyboard baru, performa dua kali lebih cepat dan penyimpanan yang dua kali lebih besar,” kata Direktur Pemasaran Apple untuk Mac dan iPad, Tom Boger, dalam keterangan resminya di laman Apple, (20/3).

Magic Keyboard ini pertama kali diperkenalkan pada MacBook Pro 16 inci. Dalam pembaruan tersebut, Apple juga merancang tombol panah yang lebih mudah ditemukan tanpa harus melihat ke keyboard bagian bawah. Selain itu, papan ketik ini juga dilindungi bodi laptop yang terbuat dari 100 persen alumunium hasil daur ulang.

Ubahan pada Magic Keyboard ini dilakukan Apple karena banyaknya keluhan pada MacBook Air keluaran 2018 dan 2019, di mana banyak pengguna yang mengeluhkan mekanisme butterfly-switch yang sering bermasalah karena terkena debu atau kotoran kecil. Kendala tersebut akan membuat pengguna mengalami keyboard macet, bahkan hingga menyebabkan double typing.

Apple menawarkan performa laptop yang dua kali lebih cepat dengan penggunaan prosesor generasi ke-10 Intel Core 1.2 GHz quad-core i7, yang juga sudah dilengkapi dengan Turbo Boost. Tidak hanya itu, penggunaan grafis Iris Plus Graphics juga memberikan performa 80 persen lebih cepat pada perangkat ini.

foto: Apple

Dari segi desain, MacBook Air versi terbaru ini dibekali layar berukuran 13,3 inci dengan panel LED-backlit retina yang memiliki resolusi 2560 x 1600 piksel. Tidak hanya itu, teknologi True Tone juga hadir dalam versi terbaru ini yang memberikan pencahayaan yang lebih baik.

Material casing MacBook Air 2020 ini masih sama dengan generasi 2019, berbahan alumunium dan memiliki tiga varian warna, yakni gold, silver, dan space grey. Bobot MacBook Air 2020 sebesar 1,29 kilogram (kg), lebih berat dari generasi 2019 yang hanya 1,25 kg.

Dilansir dari Tom’s Guide, MacBook Air 2020 akan didukung layar eksternal dengan resolusi hingga 6K. Fitur ini diklaim Apple sebagai yang pertama hadir pada lini MacBook.

Dapur pacu MacBook Air 2020 disematkan chip T2 dengan sistem operasi macOS Catalina. Chip tersebut diklaim dapat meningkatkan keamanan data dan informasi serta terdapat Touch ID yang dapat digunakan untuk transaksi via Apple Pay.

Kapasitas penyimpanan laptop ini tersedia mulai dari 256GB dan bisa di-upgrade hingga 512GB dan 1TB dengan biaya tambahan masing-masing 200 dolar AS (Rp 3,2 juta), dan 400 dolar AS (Rp 6,4 juta).

MacBook versi terbaru ini akan dipasarkan dengan harga 999 dolar AS atau sekitar Rp 15,9 juta dan akan ada potongan harga untuk pelajar menjadi 899 dolar AS atau sekitar Rp 14,3 juta.

Facebook Comments