25 Game Playstation 1 Keren yang Rasanya Ingin Balik Lagi Memainkannya

155
0

Dari seluruh console retro yang ada, tak dipungkiri hanya console Sony Playstation pertama alias Sony PSX yang membuat kita kangen banget untuk balik ke masa kecil.

Istilahnya kalau kita memiliki dana serta tenaga untuk membuat mesin waktu, pasti kita akan membuatnya hanya untuk bisa kembali ke masa-masa menyenangkan itu. Tak mengherankan. Pasalnya console ini memiliki kumpulan game yang keren dan sangat asyik untuk dimainkan.

Saking banyaknya, kami saja sampai pusing untuk menentukan 25 terbaiknya. Namun setelah melalui penyeleksian yang sampai membuat kepala pusing tujuh keliling, akhirnya kami menemukan juga 25 game klasik PS1 yang menurut kami benar-benar keren dan super ngangenin.

25. Marvel Super Heroes (1997)

Ya memang kalau dipikir kurang adil apabila menyertakan game yang mengadaptasi kisah komik Thanos yang mencari Infinity Gems (sekarang Stones), The Infinity Gauntlet (1991) ini disertakan ke daftar ini.

Pasalnya Marvel Super Heroes secara teknis pertama kali dirilis di arcade (ding dong) di tahun 1995. Tapi ya sudahlah toh secara teknis, game ini dirilis di PS 1 juga bukan? Anyway, tak mengherankan jika game yang diproduksi oleh Capcom ini kami sertakan di daftar.

Selain gameplay-nya asyik banget, juga tampilan grafis-nya dipresentasikan sedemikian rupa agar pemainnya serasa seperti sedang membaca komik adaptasinya.

24. Dragon Ball GT: Final Bout (1997)

Merupakan game Dragon Ball pertama yang memiliki tampilan grafis 3-D, selain dikarenakan tampilan grafis 3-D nya, gameplay game ini juga cukup revolusioner.

Spesifiknya, tidak ada lagi pemisahan layar (split screen) ketika sedang melakukan pertarungannya termasuk ketika mengeluarkan gerakan pamungkas Kamehameha itu. Secara keseluruhan, sistem tarung (combat system) yang dimiliki game ini memang asyik banget untuk dimainkan.

23. Mega Man X4 (1997)

Sebenarnya semenjak game pertamanya Mega Man (1987) dirilis, game andalan Capcom ini sudah nge-hit banget. Namun menurut kami, adalah ketika merilis seri “X” inilah serinya baru mulai laku berat.

Tak mengherankan. Konsep beat em’ up yang diterapkan seri ini benar-benar keren walau, di saat yang sama tidak melupakan juga elemen action adventure-nya yang tidak kalah pentingnya itu.

22. Fuuun Gokuu Ninden (1996)

Kami yakin hanya beberapa dari Chillers yang mungkin mengetahui dan bahkan memainkan game si kera sakti Sun Wukong ini. Wajar saja, pasalnya game keluaran Aicom ini kalah populernya dengan Monkey Magic yang keluar 3 tahun kemudian.

Padahal kalau kamu pernah memainkan game-nya, game yang juga dikenal dengan judul “The Adventure of Monkey God” ini, memiliki gameplay yang mengasyikan.

Dijamin ketika memainkannya, kita bakalan ketagihan sendiri seraya, belajar sejarah folklore dari kisah tradisional rakyat Cina ini.

21. Time Crisis (1997)

Sama hal-nya seperti game Marvel Super Heroes, Time Crisis sebenarnya merupakan game interactive arcade yang dirilis di tahun 1995. Game tembak-tembakan hit ini dibuatkan versi PS 1 nya 2 tahun kemudian di tahun 1997.

Walau versi ding dong nya terasa lebih realistis, namun yang membuat versi PS1 jauh lebih unggul adalah game-nya memberikan dot mark (titik sasaran) kecil yang membuat pemainnya jauh lebih akurat dalam menembakkan musuhnya.

20. WWF Smackdown 2: Know Your Role! (2000)

Walau WWF No Mercy (2000) yang dirilis hanya 4 hari sebelumnya di Nintendo 64 kerap dianggap sebagai game WWE terbaik sepanjang masa, tak dipungkiri bahwa seri game Smackdown! adalah yang paling populer.

Tentunya hal ini juga difaktori oleh kepopuleran program televisi mingguannya WWF Smackdown di eranya. Walau game pertamanya, WWF Smackdown! (2000) juga keren, namun tetaplah sekuelnya yang memberikan banayk nilai lebih ke pemainnya.

Jumlah roster, tampilan menu dan season yang juah lebih enak dilihat, dan juga tentunya opsi tiap pertandingan yang semakin membuat experience bermain semakin asyik saja.

19. ESPN Extreme Games (1995)

Dirilis ketika olahraga ekstrim sedang ngetop-ngetopnya, ESPN Extreme Games tak dipungkiri merupakan varian game olahraga yang beda dan keren banget di eranya.

Bayangkan saja ketika memainkan game-nya, kita bisa dengan bebas menghajar kompetitor lain hingga terpental dari kendaraannya layaknya seperti di laga olahraganya. Benar asyik dan keras banget.

18. Mortal Kombat 4 (1997)

Walau franchise tarung barbar ini sudah terbukti kualitasnya, namun tak dipungkiri ketika berita perilisan seri keempatnya diberitakan kala itu, banyak fans yang skeptis. Spesifiknya rasa skeptis ditujukan terhadap transisi grafis-nya yang dari 2 dimensi ke 3 dimensi.

Akan tetapi keskeptisan tersebut terbukti keliru total. Yang ada transisi ke grafis 3D-nya, justru membuat tampilan game tarungnya terlihat jauh lebih brutal dan (literally) berdarah-darah.

Hal ini ditambah lagi dengan gameplay-nya yang masih mempertahankan elemen klasik sekaligus kefamiliaran MK-nya yang alhasil membuat kita makin asyik saja ketika memainkan game-nya.

17. Sim Theme Park (2000)

Bisa dikatakan semua game genre building simulation, kerap difavoritkan oleh kita-kita. Bagaimana tidak? Genre ini mampu menghidupkan fantasi liar kita yang selama ini ingin memiliki gedung usaha sendiri.

Namun dari seluruh tema-tema simulasi yang ada, tak dipungkiri adalah simulasi bertemakan taman hiburan layaknya Dunia Fantasi inilah yang kerap difantasikan oleh kita-kita.

Game ini sangatlah asyik untuk dimainkan berjam-jam. Bahkan walau sudah membuka seluruh level-nya, kita akan terus kembali ke level-level sebelumnya untuk mengembangkan sekaligus mempertahankan ketenaran sekaligus kelarisan taman theme park yang kita miliki.

16. World Cup 98 (1998)

Sepertinya seluruh game olahraga yang diproduksi oleh Electronic Arts (EA), tidaklah pernah mengecewakan. Termasuk game resmi perhelatan Piala Dunia 1998 ini.

Mulai dari lagu tema-nya yang “Tubthumping” milik Chumbawamba itu hingga efek berisik audiens (crowd), semuanya ditata dan dipresentasikan sedemikian rupa sehingga membuat kita serasa seperti pemain tim negara yang sedang berlaga di lapangan hijaunya.

15. Popstar Maker (2001)

“Hah, game apaa nih?” Wajar kalau mungkin Chillers kurang familiar. Pasalnya game yang dikembangkan oleh Teque Interactive ini hanya dirilis di Eropa saja alias, sistem PAL.

Namun apabila kamu adalah salah satu yang beruntung pernah memiliki game-nya, maka selamat deh! Pasalnya Popstar Maker merupakan salah satu game simulasi musik yang keren banget.

Di game ini, kita menjadi manajer dari sebuah grup pop yang beranggotakan campuran (pria dan wanita). Nah, layaknya seperti manajer kelompok musik, kita harus mengatur jadwal band dengan sebaik-baiknya.

Plus yang tidak kalah kerennya, kita juga bisa membuat lagu sekaligus merilis lagu tersbeut beserta albumnya. Pokoknya bagi kamu yang musik banget, dijamin bakalan ketagihan deh!

14. Rival Schools: United By Fate (1998)

Memiliki combat system serupa seperti franchise Marvel VS Capcom, Rival Schools: United By Fate, adalah game tawuran sekolah yang sangat asyik banget. Dijamin ketika memainkannya, kita bakalan keasyikan banget.

Semakin asyik lagi dengan dihadirkannya karakter petarung wanita Street Fighter, Sakura Kasugano.

13. Spider-Man (2000)

Jauh sebelum kita terkagum sendiri dengan game superhero Marvel favorit sejuta umat yang dirilis di Playstation 4 tahun 2018 lalu, 18 tahun sebelumnya, adalah game Spidey buatan Neversoft inilah yang memulai semuanya.

Walau tidak open-world layaknya seperti versi PS 4, game PS 1 ini benar-benar sangat asyik untuk dimainkan. Ditambah lagi storyline-nya juga super mengasyikan untuk diikuti (terlebih bagi kita-kita yang fanboy Marvel).

12. Tekken 2 (1996)

Walau Tekken 3 (1998) memiliki tampilan grafis dan gameplay yang jauh lebih halus dan canggih, bagi kami tetaplah Tekken 2 yang terkeren.

Selain keseluruhan gameplay dan ending-nya yang terasa intim, Kekerenan sekuel Tekken (1994) ini juga difaktori oleh intro musiknya yang memiliki irama cyberpunk yang sangat asyik di kedua telinga.

11. Bloody Roar 2: Bringer of the New Age (1999)

Tak dipungkiri bahwa ketika Hudson Soft merilis Bloody Roar di tahun 1997, game tarung ini sukses mengejutkan banyak gamer. Hal ini tentunya dikarenakan konsepnya yang sangat segar.

Spesifiknya, Bloody Roar adalah game tarung hybrid manusia-binatang pertama yang sangat populer. Namun walau game pertamanya revolusioner, tetaplah sekuelnya ini yang sangat keren dari berbagai sisi (baca: grafis dan gameplay).

Oh ya, jangan lupa juga dengan debutnya si petarung wanita Jenny yang bisa berubah wujud menjadi kelelawar itu. Tentunya chillers yang pernah memainkan pastinya tahu dong mengapa petarung yang juga model cantik ini begitu berkesan hingga detik ini?

10. Medal of Honor: Underground (2000)

Prekuel Medal of Honor (1999) ini memiliki gameplay yang jauh lebih fast-pace dan tentunya pilihan senjata yang keren-keren.

Oh ya, jangan lupa juga dengan aspek stealth melewati tentara NAZI-nya yang membuat kita juga serasa sedang berperang seperti karakter utamanya: Manon Batiste.

9. Bishi Bashi Special 2 (1999)

Kami yakin banyak dari kita yang sangat “nagih” ketika dulunya memainkan game party minigame ini. Pasalnya, game keluaran Konami ini memang memiliki segudang mini game yang asyik banget untuk dimainkan.

Kala itu ketika memainkannya apalagi, berdua bersama saudara atau teman, segudang teriakan berbagai macam emosi dan “dentuman” joystick” ke lantai sangat “memarakkan” suasana bermainnya.

8. Pepsiman (1999)

Walau menurut perancang visual game-nya Kotaro Uchikoshi, game ini tidak begitu laku angka penjualannya, namun hal tersebut tidaklah begitu masalah. Pasalnya, game ini begitu difavoritkan oleh kita-kita semua.

Tentunya hal ini dikarenakan gameplay-nya yang sangat simpel namun sangat asyik untuk dimainkan. Intinya, jauh sebelum Temple Run kita mainkan berjam-jam, adalah si superhero dari mereka minuman kola inilah yang memulai semuanya.

7. Spyro the Dragon (1998)

Awalnya banyak yang menganggap bahwa game ini sangat childish yang alhasil hanya bisa memikat anak-anak bocah saja. Wajarlah. Tampilan grafis 3-D si game naga ungu ini memang memberikan kesan demikian.

Namun semua anggapan tersebut berubah total ketika akhirnya kita memainkan game-nya. Spyro tak dipungkiri merupakan game yang sangat asyik nan adiktif untuk dimainkan. Semakin asyik lagi dengan tampilan lanskap level-level nya yang sangat colorful.

6. Silent Hill (1999)

Resident Evil dan Clock Tower kerap dianggap sebagai dua franchise game survival horor terseram di zamannya. Namun posisi keduanya langsung lengser ketika game horor buatan Konami ini dirilis.

Silent Hill ketika dirilis sukses membuat kita bergidik takut sendiri hingga terpipis-pipis. Hal ini tentunya dikarenakan tampilan grafis sekaligus atmosfirnya  yang benar-benar super realistis dan creepy banget.

5. Resident Evil 3: Nemesis (1999)

Memang Resident Evil 2 (1998) adalah game RE terbaik yang pernah dirilis, namun bagi kami adalah sekuelnya yang memperkenalkan kita terhadap sosok zombie sangar Nemesis inilah yang sangat populer dan keren banget.

Tidak hanya dikarenakan gameplay dan grafis-nya yang lebih smooth, RE 3 juga memiliki storyline yang sangat asyik dan di-interkoneksikan secara jenius dengan RE 2.

Oleh karenanya tak mengherankan jika setelah melihat dirilisnya versi remake RE 2 awal Januari lalu, banyak fans yang langsung menginginkan juga versi remake RE 3. Apabila Chillers adalah salah satunya, bersabarlah karena mimpimu sebentar lagi akan menjadi kenyataan.

4. Harvest Moon: Back to Nature (1999)

Rasanya kami tidak perlu berpanjanga lebar. Siapa sih yang ketika game ini dirilis, tidak memainkannya? Game simulasi bertani ini tak dipungkiri sangat adiktif.

Ketika memainkannya, kita serasa bagaikan juragan tani di desa kita. Belum lagi, kita bisa bebas memilih pasangan yang kita ingin nikahi. Intinya game ini benar-benar perwujudan real-life yang benar-benar sempurna.

3. Crash Bandicoot 3: Warped (1998)

Oke, oke kamu tahu bahwa game spin-off, Crash Team Racing (CTR), memang favirut sejuta umat. Namun faktanya 3 game orisinil yang platforming adventure juga tidak kalah asyiknya.

Dan dari 3 game pertamanya, adalah game ketiganya inilah yang sangat asyik. Hal ini dikarenakan selain lebih luwes dan dinamis, Crash Bandicoot: Warped juga memiliki storyline yang sangat keren dan engaging banget.

2. Gran Turismo 2 (1999)

Ketika game pertama simulasi balap mobil ini dirilis di tahun 1997, tak dipungkiri bahwa game buatan Polyphony Digital ini sukses banget. Bagaimana tidak? Pasalnya game ini membuat kita serasa seperti menyetir mobil sungguhan.

Belum lagi game ini memberikan fitur tes sim sekaligus membeli dan memodifikasi mobil yang kita beli tersebut.  Dan sekuelnya yang dirilis 2 tahun kemudian ini, sukses menyempurnakan konsepnya tersebut.

Belum lagi soundtrack-soundtrack yang ditampilkan pun juga sangat keren-keren.

1. Metal Gear Solid (1998)

Well, game mana lagi bukan? Game yang secara kronologis rilisan merupakan game keempat dalam franchise Metal Gear ini bukan hanya game PS 1 terbaik, namun juga merupakan game paling sempurana di franchise-nya.

Dikatakan demikian karena game ini meningkatkan lebih tinggi lagi tingat interaktif realistisnya. Ya buktinya, mana ada coba selain game ini yang untuk mengalahkan salah satu bos-nya (baca: Psycho Mantis), mengharuskan pemainnya mencabut sungguhan kabel joystick-nya? Benar-benar sungguh revolusioner di zamannya!

Itulah tadi 25 game PSX atau PS1 yang saking kerennya membuat kita kerap mengkhayal untuk memiliki mesin waktu sendiri. Bagaimana Chillers? Apakah kamu sependapat dengan pilihannya? Atau justru memiliki game PS 1 favorit lainnya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here