5 Video Game Batman & Superman yang Sangat Mengecewakan

Faktanya terlepas keduanya memiliki kekuatan dan juga kemampuan super mumpuni, baik Batman maupun Superman juga sering lumayan takluk. Tidak hanya oleh musuh fiksinya, namun juga takluk di dalam format media hiburan favorit sejuta umat, Video Game.

Yap, diantara Batman: Arkham Trilogy, Injustice, dan beberapa game keren yang menampilkan frenemies ini, nyatanya baik manusia kelelawar maupun manusia baja, juga pernah apes tampil di video game tunggal masing-masing yang notabene, sangat mengecewakan (bahkan buruk banget).

Dan berikut adalah 5 video game super mengecewakan yang menampilkan salah satu dari keduanya tersebut.

5. Batman Beyond: Return of the Joker (Playstation 1, Nintendo 64, 2000)

Dengan mengadaptasi film berjudul sama yang berlatar di tahun 2019 (wah sekarang dong!) yang menampilkan kota Gotham dengan teknologi cyberpunk futuristiknya, seharusnya game ini bisa membuat kita menjadi mengkhayal indah dan bernuansa canggih ketika memainkannya.

Tapi sayangnya, yang ada kita malah seperti balik ke era ketika console PlayStation 1 pertama kali dirilis di tahun 1994. Selain tampilan grafis yang bagaikan hasil palet dari aplikasi ‘Paint’ di PC kita, tampilan animasi 3D-nya pun kaku banget.

Saking kakunya sampai-sampai ketika si Terry McGinnis aka Batman baru melakukan serangan baku hantamnya, seakan dia sedang mencoba untuk men “towal-towel” musuhnya. Bayangkan kalau Batman ketika berhadapan dengan Joker atau Two-Face, menyerang mereka dengan mencolek-colek badan si villain saja.

Belum lagi seluruh misinya sangat repetitif. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa di saat yang sama, justru unsur repetitif inilah yang membuat kita-kita yang sedang tidak ada kerjaan sama sekali, menjadi betah memainkan game-nya walau kita tahu banget, Batman Beyond: Return of The Joker, bukanlah game beat em’ up yang mumpuni.

4. Batman: Dark Tomorrow (Gamecube, 2003)

“Dark Tomorrow? Kapan nih dirilisnya? Gak pernah dengar” Ya wajar dan baguslah kalau Chillers belum pernah mendengar atau bahkan menyentuh game Batman yang dirilis di GameCube di tahun 2003 ini.

Pasalnya game ini adalah salah satu game Batman yang bikin kita emosi sendiri dikarenakan saking “freak”-nya game ini. Oke mungkin dari segi cut-scene dan voice acting tidaklah buruk. Namun ingat! Kita disini memainkan video game bukannya menonton film Batman.

Jadi, gameplay lah yang kita nilai 100%. Dan yap, dari sisi ini, Batman: Dark Tomorrow benar-benar sangat buruk.

Mulai dari sistem tarung yang super kaku, kamera yang menyebalkan, hingga yang paling freak yaitu kita harus menyaksikan setiap cut scene yang menampilkan Batman yang memborgol kedua tangan villain-nya setiap selesai menghantam mereka, tak mengherankan apabila kami masih garuk kepala sendiri dengan publisher Kemco yang kala itu memberikan lampu hijau untuk merilis game ini.

3. Superman Returns (Xbox, Playstation 2, PSP, 2006)

Entahlah kami juga heran. Padahal film-nya yang dibintangi oleh Brandon Routh sebagai si manusia besinya, mendapatkan resepsi yang cukup baik. Tapi sayangnya, kesuksesan yang didapatkan filmnya, tidak “menular” ke adaptasi game-nya ini.

Secara grafis memang keren banget, tapi secara gamelay benar-benar membosankan. Villain-villain yang ditampilkan pun hanya sedikit. Oh ya, kontrolnya pun sangat menyebalkan yang alhasil membuat kembalinya si manusia baja ke bumi menjadi sangat sia-sia.

2. Batman & Robin (Playstation 1, Game.com, 1998)

Seharusnya apabila filmnya mendapat resepsi buruk, adaptasi video game-nya menjadi malaikat penolong dan bukannya ikut bobrok juga seperti Batman & Robin ini. WOW! Kami benar-benar heran dengan game ini.

Mengapa Acclaim Entertainment yang notabene terkenal sebagai publisher game-game keren, berkeinginan untuk merilis game ini? Game ini benar-benar trainwreck dari awal hingga akhir. Ya memang, kita bisa mengendarai Batmobile dan Batcycle menelusuri Gotham di malam hari.

Tapi yap, hanya itu saja poin kerennya. Sistem tarung sangat kaku, tidak jelasnya misi yang harus dilakukan, pokoknya game ini benar-benar merupakan game yang belum selesai tapi tetap dirilis begitu saja karena harus kejar setoran.

1. Superman 64 (Nintendo 64, 1999)

Tentunya bukan? Bahkan Batman & Robin saja masih bisa dibilang “playable” loh! Superman 64? Yep semestinya harus langsung dibuang ke recycle bin PC milik Titus Interactive. Bagi Chillers yang mungkin generasi milenia yang mungkin masih mempertanyakan dimana sisi buruknya, well, langsung saja deh simak video cuplikan gameplay nya di atas.

 

Nah Chillers, itulah tadi 5 game Batman & Superman yang sangat mengecewakan. Apakah kalian setuju dengan kelima pilihannya? Dan dari 5 game ini, manakah yang dulu pernah kalian mainkan?

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here