Luncurkan Buku ‘whisper/ROAR’, Lengkapi Perjalanan Panjang 25 Tahun Sebastian Gunawan dan Christina Panarese

0
278

Perjalanan panjang desainer kenamaan Indonesia, Sebastian Gunawan dan istrinya Cristina Panarese, yang juga merupakan rekan kerjanya sedang berbahagia. Impian yang tertunda sejak lam untuk meluncurkan buku akhirnya dapat diwujudkan.

Seba, sapaan akrab Sebastian Gunawan, dan Cristina memberi judul bukunya ‘whisper/ROAR’. Nama ini mengingatkan kita akan pergelaran busana tunggal Seba dan Christina yang berlangsung pada Oktober 2017 silam, sekaligus sebagai perayaan 25 tahun dia berkarya.

“Rencananya buku ini akan diluncurkan berbarengan dengan fashion show itu. Namun karena proses pembuatannya agak lama, akhirnya saya undur.” Kata Seba dalam acara peluncuran ‘whisper/ROAR’ di The Warehouse, Plaza Indonesia, Jakarta (4/5).

Buku setebal 250 halaman ini mendokumentasikan deretan koleksi terbaik Seba dan Christina selama satu dekade terakhir. Beberapa fotografer ternama seperti Peter Tjahjadi, Anton Johnsen, dan Moko Wong juga ia gandeng untuk membuat buku yang sangat eksklusif tersebut.

Untuk proses pembuatannya, buku ini memakan waktu hingga 1,5 tahun. Seba yang dikenal sangat teliti kala ia menciptakan sebuah karya, ia implementasikan sepenuhnya dalam membuat buku ini. Kedetilan buku itu sangat diperhatikan, mulai dari desain covernya, hingga kertas yang digunakan dalam proses pencetakan.
Untuk buku ini, Seba menggunakan kertas khusus yang diimpor dari Amerika Serikat. Kertas dengan merk Kruger ini terkenal sangat tipis namun berkualitas tinggi, sehingga terasa ringan untuk buku setebal 250 halaman.

BACA JUGA :  The Motel, Sebuah Kisah Misteri Berbalut Luka Masa Lalu

“Dalam proses pengurasian koleksi, hal ini merupakan yang tersulit dalam pembuatan buku ini. Karena banyaknya koleksi yang saya miliki dan sama bagusnya satu sama lain.” tambah Seba menanggapi pemilihan gambar dalam buku tersebut.

Sebenarnya buku ini bagi Seba sendiri bukan sekedar pencapaian belaka, namun sebagai bentuk dedikasi untuk para sahabat, para klien setianya dan juga untuk kenikmatan pribadi. Dan bagi desainer muda, buku ini diharapkan dapat memberikan inspirasi lebih dalam berkarya.

“Untuk menerbitkan sebuah buku sendiri di luar negeri, saya rasa bukan sesuatu yang baru. Namun saya ingin karya saya bisa terdokumentasi dengan baik. Dan saya berharap para desainer muda lebih rajin lagi dalam membuat arsip karya bagi dirinya sendiri agar dapat menjadi referensi untuk desainer generasi mendatang.” tutup Seba dalam komentarnya kepada media.

Bagi yang tertarik, buku ‘whisper/ROAR’ ini belum tersedia di toko buku, namun bisa diperoleh lewat pemesanan langsung.

Facebook Comments