WOW! Mungkin itulah kata pertama yang tercerus pertama kali dari mulut kita ketika membaca atau mendengar nama grup musik legendaris 60-an, The Beatles.

Wajarlah. Pasalnya walau telah bubar semenjak tahun 1970, baik diskografi, gossip mantan personil, dan bahkan berita-berita unik dari grup ini masih terus lalu lalang di mata dan telinga kita.

Dan salah satu berita unik dan keren terbaru dari grup yang beranggotakan: John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr ini, adalah menyangkut salah satu lagu populer milik grup asal Liverpool, Inggris ini.

Jadi seperti yang dilansir dari NME, lagu hit “Ob-La-Di, Ob-La-Da” (1968), ditemukan oleh para ilmuwan sebagai lagu pop yang paling sempurna yang pernah diciptakan. Dan penemuan ini ditemukan oleh para peneliti di Max Planck Institue di Jerman.

Mengapa dianggap demikian? Well sebelum menyimak penjelasannya, yuk kita dengar lagi dulu lagu yang diciptakan oleh Paul McCartney tersebut berikut ini.

Oke, jadi alasan utama mengapa Ob-La-Di, Ob-La-Da dianggap demikian, karena memiliki progresi chord yang sangat tak terduga.

Dan berdasarkan penelitian yang dilakukan terungkap kalau manusia pada dasarnya lebih menyukai musik yang memiliki progresi chord demikian.

Mungkin kini kita bertanya, bagaimana kesimpulan tersebut bisa terungkap? Atau dengan kata lainnya disini, bagaimana sih proses penelitiannya?

Jadi para peneliti meneliti 80.000 progresi chord berbeda-beda yang berasal dari 700 lagu berbeda yang dirilis antara tahun 1958-1991. Nah, chord-chord yang ada ditransfer ke dalam sebuah nilai (score) melalui sebuah mesin pintar (learning machine).

Kemudian sebanyak 30 lagu dipilih untuk didengarkan ke beberapa sukarelawan (volunteers) yang berpartisipasi dalam uji coba ini. 30 lagu yang didengarkan, ditampilkan secara stripped. Maksudnya hanya chord saja tanpa melodi dan lirik.

Peserta lalu diminta untuk memberikan nilai seberapa enaknya chord dari masing-masing lagunya. Dan berdasarkan kumulasi penilaiannya, seperti yang dikatakan di awal, kebanyakan peserta lebih menyukai lagu yang memiliki struktur chord tak terduga.

Dan dari lagu-lagu yang memiliki chord tak terduga yang ada, adalah “Ob-La-Di, Ob-La-Da” yang paling banyak disukai. Tentunya sekali lagi hal ini membuktikan kehebatan dari Beatles terutama McCartney sebagai pencipta lagu.

Namun kalau dipikir lagi cukup ironis. Pasalnya kalau Chillers tahu sejarahnya, sebenarnya lagu ini sangat dibenci oleh sahabat sekaligus partner band-nya, John Lennon. Menurut Lennon, “Ob-La-Di, Ob-La,Da” tidaklah lebih dari musik untuk nenek-nenek.

Well, musik nenek-nenek tapi menjadi musik yang super sempurna sepanjang masa banget bukan? Sekarang bagaimana nih pendapat Chillers dengan kabar keren ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here