The Promise — Satu Lagi Film Horor Thailand Baru yang Menggigit

0
2275

Di kalangan para penikmat film-film Asia, berkenaan dengan film dari Thailand, sudah menjadi rahasia umum bahwa selain dikenal dengan film komedi dan juga film romantisnya, ada satu genre lainnya yang menonjol, yakni film-film horornya. Rata-rata film horor dari negeri gajah putih ini sangat menarik karena memiliki karakteristik yang berbeda dibanding film horor negara lainnya.

Berbagai film horor Thailand biasanya selalu memberikan efek mencekam dari mulai awal hingga akhir ceritanya. Tingkat keseraman dari film Thailand mungkin bisa disejajarkan dengan film-film horor asal Jepang. Satu lagi nilai lebih, selain alur ceritanya menarik, unsur negeri sendiri umumnya begitu kental di dalamnya, yang membuatnya sulit diremake, atau andaikata didaur ulang, niscaya akan sangat sulit menyaingi kualitas film aslinya.

Deskripsi itu pula yang terpancar dari film horor paling gres Thailand yang hadir di tanah air, The Promise. Menjadi film horor produksi pertama rumah produksi baru GDH 559, film ini mengetengahkan kisah fiksi yang disangkutpautkan dengan salah satu bangunan nyata termasyur di kota Bangkok, Sathorn Unique yang mempunyai julukan Ghost Tower.

Di tahun 1997, krisis keuangan yang dikenal di Thailand sebagai Krisis Tom Yum Goong merupakan malapetaka yang menimpa Asia dan membuat banyak jutawan bangkrut dalam semalam. Masa depan cerah dari dua sahabat, Boum dan Ib, hancur ketika keduanya tahu bahwa keluarga mereka mengalami kebangkrutan. Semua aset mereka telah disita untuk membayar hutang.

Pembangunan sebuah apartemen mewah, yang merupakan proyek gabungan dua keluarga mereka, telah dihentikan. Tak mampu menerima kenyataan, Boum dan Ib memutuskan untuk bunuh diri bersama di lokasi pembangunan tersebut. Apa lacur, nyali Boum ciut. Setelah sang sahabat tewas, di tengah kepanikannya Boum kemudian kabur.

Dua puluh tahun berlalu. Boum (Numthip Jongrachatawiboon)yang telah melupakan masa lalunya kini sudah menjadi seorang pengusaha real estate sukses. Suatu hari, ia mengunjungi gedung terbengkalai tersebut bersama putri kesayangannya, Bell (Apichaya Thongkham). Tujuannya, melanjutkan proyek itu dan lalu menjualnya dengan harga yang sangat tinggi.

Akan tetapi, tanpa sepengetahuannya, sang putri semata mayang secara tidak sengaja ‘membangkitkan utang’ masa lalu sang ibu. Akibatnya, rangkaian pengalaman buruk menghantui Boum ketika putrinya mulai menunjukkan gerak gerik tidak lazim yang menimbulkan kengerian dan membuatnya sadar bahwa itu adalah ulah arwah mantan sahabatnya yang datang menagih janji.

BACA JUGA :  By The Time It Gets Dark (2016), Sejarah Kelam Thailand dengan Visualisasi Memukau

The Promise adalah film horor yang sangat kuat di sektor cerita. Yang membuat film ini terasa menggigit dan berhasil adalah teknik pengeksekusian sineas Sophon Sakdaphisit yang lebih menyasar rasa takut audiensnya secara psikis ketimbang visual dengan menghadirkan sosok menyeramkan.

Sophon meramunya dengan kesan sunyi latar musik dan pendekatan minimalis, daya gedor film ini bukan sosok hantu seram melainkan sejatinya adalah rumus kuno film horor: yakni efek suara yang terbukti sangat efektif di sini dan penampilan meyakinkan dua pemain utamanya, terutama aktris pendatang baru Apichaya Thongkham, yang harus memainkan dimensi karakter lebih kompleks. Namun, hasilnya sangat efektif.

Sedikitnya, ada tiga- empat adegan yang besar kemungkinan ampuh membuat kaget, terlepas itu adalah memang adegan horornya atau sekadar jebakan.

Tidak ingin lebih jauh lagi merusak kesenangan menonton nantinya, secara keseluruhan,The Promise adalah film horor yang sayang dilewatkan begitu saja. Film ini hampir memiliki amunisi lengkap sebagai horor yang berkualitas dan bisa disaksikan siapa saja, bahkan mereka yang takut dengan hantu.

Jalinan ceritanya tersusun matang, dramanya terbangun apik, dan pengemasannya jauh dari kesan horor murahan. Bahkan secara penilaian pribadi, The Promise sangat layak masuk ke dalam deretan film horor Thailand terbaik sepanjang masa bersanding dengan Nang Nak, Shutter, Alone, The Victim, Ladda Land, dan Coming Soon.

Facebook Comments