Uber Akhirnya Lepas Usahanya di Asia Tenggara kepada Grab

0
204

Persaingan ketat dalam bisnis ojek online transportasi akhir-akhir ini semakin sengit dan semakin terlihat. Chillers sendiri juga dapat merasakan dampak dari ojek online ini sangat membantu untuk kita bertransportasi khususnya di Ibu kota Jakarta dan daerah lainnya.

Persaingan ojek online ini seakan tidak ada habisnya untuk dikonsumsi publik, baik antara Go-Jek, Grab dan Uber. Masing-masing dari mereka mempunyai target market tersendiri di Indonesia.

Berita mengejutkan datang pada hari ini, setelah berminggu-minggu terdengar desas-desus, perusahaan yang naik daun yaitu Grab telah mengumumkan bahwa mereka mengakuisisi bisnis Uber di Asia Tenggara, termasuk didalamnya unit usaha UberEats. Sebagai gantinya, Uber akan menerima 27,5% saham di Grab yang mencerminkan saham pasar masing-masing perusahaan.

Dara Khosrowshahi

Dengan adanya akuisisi ini, Uber telah mengurangi operasi di wilayah yang tidak mereka pahami dan terlalu beresiko dalam kehilangan banyak uang. Hal ini pun dilakukan di beberapa negara seperti di Cina dan Rusia. Hal ini tidak mengherankan mengingat rencana CEO yang baru Dara Khosrowshahi untuk membawa perusahaan Uber menjadi perusahaan publik di tahun depan atau dua tahun ke depan.

Tidak ada perusahaan yang mengungkapkan nilai saham dari Uber, tetapi Axios diberitahu bahwa akan memiliki saham sekitar $ 2 miliar dan kemungkinan lebih. Selain itu, Khosrowshahi akan bergabung dengan dewan direksi Grab sebagai bagian dari kesepakatan antara Uber dan Grab.

Yang patut Chillers ketahui, untuk Uber yang beroperasi di negara India, masih mempunyai pangsa pasar yang sangat cukup luas. Di India sendiri, Uber memiliki setidaknya separuh target pasar dari jumlah penduduk di negara India tersebut. Karena hal itulah, Uber tidak menjual sahamnya di negara ini.

Akuisisi ini terjadi ketika Khosrowshahi berada di konferensi teknologi Goldman Sachs untuk merilis keuangannya untuk 2017. Kesepakatan ini akan meningkatkan persaingan Grab yang kini akan berhadapan langsung dengan Go-Jek di Indonesia.

Facebook Comments